Salah Satu Warga Desa Tayando Ohoiel, Terdampar Di Ohoi Ohoiel Kei Besar

Tual Berita-Laser, Pada hari Senin, 22-06-2020 sekitar pukul 19.00 Wit berdasarkan laporan dari Pj. Ohoi Ohoiel bahwa ada seseorang yang hanya menggunakan gabus yang berukuran kira kira 1 meter dan panjang 2 meter terdampar di pesisir laut Ohoi Ohoiel.

Pada pukul 19. 30 Wit, Waka Polsek Kei Besar IPDA ABD. RAHMAN bersama dengan 3 (tiga) orang anggota Polsek menuju ke Ohoi Ohoiel dan memastikan laporan tersebut dan langsung berkoordinasi dengan Pj. Ohoi Ohoiel dan menginterogasi orang yang bersangkutan/korban.

Pada pukul 20.30 Wit anggota Polsek Kei Besar melakukan pemeriksaan terhadap barang yang di bawa oleh korban Atas nama, SALEH RAHARENG.

Barang – barang tersebut antara lain,

Tas Ransel yang berisikan
– Uang sebanyak Rp. 390.000 dengan
Pecahan uang 100 ribu 3 lembar, Pecahan uang 50 ribu 1 lembar, Pecahan uang 10 ribu 2 lembar,
Pecahan uang 5 ribu 4 lembar.
– baju 8 lembar
– celana 3 lembar
– sepatu 1 pasang
merk vans.
– kain sarung 1
lembar.
– senter kepala 1
buah.
– parfum botol kecil 1 botol.
– cas hp merk
Samsung 1 buah.
– korek gas 1 buah.
– sikat gigi 1 buah.
– rokok gudang Djati 3
bungkus. (Sudah di hisap 1 bungkus)
– mie goreng sedap 5 bungkus.(Sudah di makan 3 bungkus)
– shampo lifeboy
warna biru 6
bungkus.

Untuk identitas Korban adalah,

Nama. : SALEH RAHARENG
Umur : 35 Tahun
Agama. : Islam
Pekerjaan : Nelayan Musiman
Alamat : Ohoi Tayando Ohoiel, Kec. Tayando Kota Tual.

Adapun saksi yang melihatnya adalah,

Nama : BUCE RAHARENG
Agama : Kristen Katholik
Pekerjaan : Petani
Alamat : Ohoi Ohoiel, Kec. Kei Besar.

Untuk kronologi kejadian, Pada hari Senin tanggal 22 Juni 2020 sekitar pukul 17.00 wit bertempat di Ohoi/Desa Ohoiel telah di temukan seorang yang terdampar dengan menggunakan Gabus berukuran panjang sekitar -+ 2 (dua) meter dan lebar sekitar -+ 1 (satu) meter di laut depan Ohoi Ohoiel, Kec. Kei Besar.

Korban terdampar diketahui adalah seorang Nelayan musiman, yang mana kurang lebih 2 minggu yang lalu korban di ajak oleh seseorang yang korban tidak tau namanya untuk melaut mencari telur ikan bersama 3 (tiga)

Setelah itu, berangkatlah mereka keluar dari Dobo (Kab Kepulauan Aru) untuk mencari Telur ikan di perairan kei besar.

Di tengah pencarian, korban mendengar kabar bahwa orang tuanya sedang sakit, kemudian yang bersangkutan memberitahu Kapten/ Juragan motor untuk bisa ke darat agar korban dapat turun menengok orang tuannya.

Namun, Kapten/Juragan motor tidak berani karena Surat Surat ijin Kapal motornya tidak lengkap

Kemudian korban meminta lagi kepada Kapten/juragan kapal motor untuk menepi ke darat, tujuannya agar korban dapat menggunakan gabus yang berukuran panjang sekitar -+ 2 (dua) meter dan lebar sekitar -+ 1 (satu) meter untuk turun ke laut.

Dan sekitar pukul 10.00 Wit korban memberanikan diri melompat ke laut menggunakan gabus dengan di beri dayung dan layar yang sudah terpasang di atas gabus untuk di gunakan korban menuju ke darat

Korban terombang – ambing di lautan dan terdampar di pesisir pantai Ohoi Ohoiel, Kec. Kei Besar, dan pada saat saksi saudara Buce rahareng yang pada saat itu berada di kebun melihat korban terombang – ambing di laut dengan menggunakan gabus kemudian saksi memberitahukan warga untuk menolong korban ke darat dan di amankan di rumah Pejabat Kepala Ohoi (tim)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: