Walikota Tual Serahkan Bantuan Alat Pertukangan, Bengkel & Etalase Kepada Masyarakat

Tual Berita-Laser, Walikota tual Adam Rahayaan menyerahkan paket bantuan berupa peralatan pertukangan, perbengkelan dan etalase sekaligus menandatangani kontrak sewa lokal pasar dan pelepasan ASN Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota tual yang memasuki masa purna bhakti tahun 2021.

Adapun paket peralatan bantuan usaha bersumber dari APBD kota tual.

Untuk penerima bantuan paket peralatan pertukangan sebanyak sembilan orang pelaku usaha. Untuk Penerima paket bantuan perbengkelan sebanyak delapan orang pelaku usaha, dan Untuk penerima Etalase sebanyak 18 orang pedagang pasar malam.

Untuk kontrak pasar terdiri dari :

Pasar lodar el 1 sebanyak 55 orang
Pasar lodar el 2 sebanyak 25, orang
Samping pelabuhan feri sebanyak 47 orang
Lokasi boi sebanyak 14 orang
Pasar tradisional 23 orang
Pasar maren 1 53,orang
Pasar maren 2 21 orang
Pasar masrum 25,orang
Pasar lokal 16 sebanyak 16 orang
Pasar lokal 14 sebanyak 14 orang
Pasar lokal 80 sebanyak 43
Pasar ikan 1 orang

Sehingga jumlah keseluruhan kontrak berjumlah, 337 orang.

Sedangkan untuk pelepasan ASN berjumlah 4 orang terdiri dari ASN yang purna bhakti, sebanyak 3 orang dan yang akan memasuki masa purna bhakti sebanyak 1 orang.

Dalam kesempatan tersebut, bapak walikota tual adam rahayaan dalam sambutannya mengatakan, pemerintah daerah sebagai fasilitator dan regulator dalam mendorong kegiatan bidang perindustrian dan perdagangan kota tual.

Pemberian bantuan terhadap pelaku usaha kecil menengah dikota tual dilakukan sebagai bentuk kepedulian, stimulasi dan pemberdayaan yang nantinya diharapkan dapat meningkatkan kemajuan usaha serta meningkatkan perekonomian dikota tual.

Keberadaan Sentra Industri Kecil dan menengah maren, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dikota tual dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat dan penyerapan tenaga kerja, dengab pendampingan dan pembinaan serta fasilitas perizinan terhadap pelaku industri kecil. Pelaku IKM di Sentra ke depan akan dihubungkan dengan e commerce baik Tokopedia,bukalapak dsb. Hal ini dilakukan untuk memudahkan promosi dan pemasaran produk

Pasar tual memiliki fungsi penting yaitu sebagai pusat logistik masyarakat baik lokal maupun pendatang, pusat belanja bagi beberapa kabupaten/kota, pusat UMKM, pelabuhan, sentra sarana infrastruktur strategis lainnya, pusat sumber PAD.

Upaya pemerintah kota tual dalam penertiban dan penataan pasar dilakukan dengan pertimbangan aspek sosial dan aspek ekonomi,aspek lingkungan, dan aspek teknology sehingga kita berharap penertiban dan penataan pasar Tual bisa menjawab kebutuhan masyarakat akan pasar yang sesuai standar

Kedepan ekspor perikanan meningkat, kebutuhan logistik kru kapal/pengusaha akan meningkat pula,kebutuhan sayur, bahan pokok lain akan dibeli dipasar tual.

” jika pasar kita jorok maka pembeli tidak akan belanja dipasar tual” ujarnya.

Sebagai langkah awal dilakukan penandatanganan kontrak pasar tahun 2021 untuk memberikan jaminan hukum pemanfaatan lokal pasar tual dan selanjutnya semua pedagang yang menyewa akan ditindaklanjuti.

Era digitalisasi tidak bisa dielakan dan pasar termasuk ekosistim yang akan didorong untuk digitalisasi pasar baik pembayaran melalui retribusi (e-retribusi) serta lokal pasar maupun transaksi jual beli dengan menggunakan Qris.

Hal ini akan didukung oleh Bank Indonesia, dan Perbankan Daerah maupun BUMN. Selain itu, dalam rangka pengendalian inflasi, penjualan kebutuhan pokok diarahkan menggunakan alat ukur tentunya perlu edukasi dari organisasi perangkat daerah teknis dengan bank indonesia

Rahayaan berharap kepada penerima bantuan agar, peralatan ini dipergunakan dengan baik dan tidak dipindah tangan atau dijual. Semoga bisa meningkatkan pendapatan keluarga.

Kepada ASN, Orang nomor 1 kota tual ini juga menyampaikan, yang memasuki Masa Purna Bhakti Pemkot tual mengucapkan terima kasih atas loyalitasnya, dedikasi dan pengabdian kepada pemerintah kota tual.
Walikota tual juga berharap kepada, pimpinan organisasi perangkat daerah untuk selalu membangun kolaborasi, sinergi dengan pihak lain, Instansi Vertikal, .

“Saya optimis tual kedepan akan lebih maju. Ekspor telah bergiat lagi diawali oleh PT. Samudra Indonesia Sejahtera (SIS). Sehingga, kita semua harus bergerak seiring, seirama membawa kota tual lebih baik.”,tutupnya.

(Pewarta : Stev Romkeny).

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: