Asisten III Kota Tual Katakan, Klasis Mempunyai Peran Yang Strategis

Tual Berita-Laser, Wali Kota Tual Adam Rahayaan S. Ag,sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten III Sekot Tual Zacky Kabalmay,dalam menyampaikan sambutan Wali Kota Tual Mengatakan,Klasis Kei kecil dan Kota Tual,telah menunjukan perkembangan yang dinamis dan terarah,jika diamati,,bukan saja telah mengakar kuat dalam proses pelayanan Gereja,dengan esensi sentralnya adalah pembangunan tubuh Kristus,tetapi juga dalam prespektif penyelanggaraan Pemerintahan,karena Klasis ini semakin menunjukan eksistensinya sebagai mitra pemerintah.

Hubungan kemitraan tersebut,pada tataran implementasi kontribusi kemitraan Pemerintah dan Klasis Pulau-pulau Kei kecil, Kota Tual telah memberikan kemajuan dan perubahan di Tual hari ini,”Ungkap Kabalmay. Pada acara serah terima jabatan Ketua Klasis yang lama dari Pdt.F.J.Syahailatua kepada Pdt Ny Iren Kolyaan dan acara serah terima Sekertaris klasis dari Pdt Ny Iren Kolyaan kepada Pdt Yan. Y. Tipiyaly.

lanjut kata Kabalmay, Pemerintah menyadari,bahwa Klasis ini memiliki peran strategis,sesuai peran dan fungsinya,sebagai penanam dan penyiram saja,melainkan juga dalam proses penyelenggaraan Otonomi daerah.
Betapa tidak dari realitas kehidupan bernegara di Kota ini,Klasis juga memiliki potensi dan sumber daya besar yang tentu dapat di berdayakan bagi kepentingan pembangunan,guna tercapainya kehidupan yang berdamai sejahtera.

Keberhasilan tersebut adalah prestasi dari kepemimpinan Pdt F.J. Syahailatua,ketika diberikan tanggung jawab sebagai ketua Klasis,selalu saja memperlihatkan kematangan dan profesionalisme pelayanan-Nya dengan mengutamakan komunikasi dan koordinasi,kepada semua lini pelayanan,untuk membedah persoalan-persoalan keumatan yang cukup menantang,tapi penuh kearifan,dengan esensi dasarnya adalah pengembangan mental spiritual Umat yang di akui memiliki khasiat ganda,yakni disamping memacu kesemarakan pelayanan,juga memberikan penyadaran partisipasi umat,sebagai objek sekaligus subjek pembangunan dalam berotonomi.

Selain itu”kata Kabalmay,tercatat pula prestasi yang patut dikagumi,dengan terpancang megah,gedung Gereja baru Maranatha Jemaat GPM Tual,sebagai tempat acara serah terima ketua dan sekertaris klasi,dari sisi arsitekturnya,
tergolong salah satu gereja terbaik di Klasis Pulau-pulau Kei kecil dan Kota Tual.ini merupakan cendramata yang pantas dikenang sepanjang masa.

Selain itu Harmonisasi kemitraan yang terbangun,semakin mempercantik wajah kota Tual.
Ditengah derap pembangunan yang sudah dan sementara maupun yang akan di galakan bersama.disadari upaya mendekatkan berbagai kebutuhan masyarakat dari seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan di kota Tual,memang tidak pernah sepi dari tantangan,tetapi mengolah tantangan menjadi peluang adalah modal keberhasilan yang akan terus menjadi potret masa depan kota Tual.

Ditambahkan,Pemkot Tual berkewajiban mendorong terciptanya kita Tual sebagai kota beradat,Beriman,ekonomi kerakyatan,responship, akuntabel,demokrasi,amanah dan transparan” Visi dan misi yang di tetapkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah 2018-2023.

diakui untuk mencapai tujuan itu tidak mudah,karena membutuhkan konektifitas,tidak saja berdasarkan tingkatan pemerintah an tetapi juga di butuhkan keterlibatan pihak Sinode terutama Klasis Kei kecil dan Kota Tual dan seluruh komponen masyarakat.
Sehubungan dengan itu,
keberhasilan yang telah di tunjukan,memacu kita semua untuk mengabdi dan berkarya dibidang tugas masing-masing,
dengan tetap menempatkan kepentingan publik diatas segalanya,sambil meyakini moto GPM “Aku menanam,Apolos menyiram,tetapi Allah yang memberi pertumbuhan”.atas nama
Pemerintah dan masyarakat kota Tual maupun pribadi,Saya menyampaikan terima kasih kepada Pdt.F.J Syahailatua bersama Ibu dan keluarga yang telah membuktikan karya bakti dan pengabdian.

Kepada ketua dan sekertaris Klasis Pulau-pulau Kei kecil dan Kota Tual,Pdt Ny Iren Kolyaan dan Pdt Yan Tipiyaly yang baru saja menerima tanggung jawab ini,kami ucapkan selamat berkarya,dengan ucapan,”tiada samudra yang dapat di sebrangi tanpa ketekunan dan kesabaran,”Ungkap Kabalmay.
Dalam acara serah terima tersebut,turut hadir dalam memberikan sambutan Wakil Bupati Malra Ir Petrus Beruatwarin, juga Wakil Ketua Sinode GPM.

Tinggalkan Balasan