Langkah Strategis Dinas Pertanian Kota Tual dalam Upaya Pengendalian Inflasi

0
IMG_20260309_143010

Tual Beritalaser. Pada 9 Maret 2026, Kepala Dinas Pertanian Kota Tual, Agil Assagaf, kepada wartawan memaparkan langkah-langkah strategis untuk mengendalikan inflasi di Kota Tual. Fokus utama adalah pada sektor hortikultura, khususnya sayuran, dengan prioritas pada bawang merah. komoditas ini dipilih karena sebelumnya bergantung pada impor, yang berdampak besar terhadap inflasi domestik.

Sumber Daya, Distribusi, dan Metrik Produksi
Pengadaan dan Distribusi Benih
Distribusi Benih: Sebanyak 1 ton benih bawang merah dibeli dan didistribusikan kepada 7 kelompok petani.

Sasaran Hasil: Diharapkan 1 ton benih dapat menghasilkan sekitar 10 ton produk. Hasil Awal: Dari tiga area panen, tercapai produksi sekitar 6 ton.

Dampak Harga, Produksi lokal bawang merah dihargai sekitar sepertiga dari harga pasar saat ini, menjadikannya lebih terjangkau bagi masyarakat.

Kerjasama Pemangku Kepentingan
Koordinasi antara pemerintah, BUMN/BUMD, dan pelaku pertanian lainnya sangat ditekankan untuk meningkatkan produksi pertanian dan memenuhi kebutuhan Kota Tual.

Harapan dan Mobilisasi Petani, Petani didorong agar lebih termotivasi dan fokus dalam mengembangkan komoditas kebutuhan pokok. Budidaya konsisten dan berkelanjutan diperlukan untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat.

Faktor Pendorong Permintaan Eksternal dan Penyerapan Pasar, Program Pemerintah MBG: Diharapkan menyerap volume besar komoditas pertanian.

Perluasan Kehadiran Militer: Pembentukan batalion TNI lokal akan meningkatkan permintaan komoditas.

Keputusan dan Status Saat Ini, Prioritaskan budidaya bawang merah sebagai strategi mengendalikan inflasi.

Penyediaan input seperti infrastruktur, benih, dan peralatan sedang dilakukan dan telah menghasilkan panen awal dengan harga yang menguntungkan.

Risiko dan Kebutuhan
Ketergantungan yang lama pada pasokan dari luar. Meningkatkan produksi lokal sangat penting. Penyediaan input berkelanjutan dan koordinasi antar pemangku kepentingan untuk menjaga pertumbuhan produksi.

Tindakan yang Harus Dilakukan, Perluas pengadaan dan distribusi benih bawang merah melebihi 1 ton.

Berikan infrastruktur, benih, dan peralatan kepada petani. Koordinasi dengan BUMN/BUMD untuk meningkatkan produksi hortikultura.

Rencanakan pemenuhan permintaan dari program MBG dan batalion TNI baru.Pantau dampak harga dan inflasi dari produksi bawang merah.

Motivasi petani melalui penyuluhan dan bimbingan. Melalui langkah-langkah ini, Dinas Pertanian Kota Tual berharap dapat mengendalikan inflasi dan meningkatkan ketersediaan komoditas strategis di Kota Tual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *