Agus Herianta Pimpin Pelni Tual, Komitmen Berikanan Layanan Terbaik Untuk Rakyat Tual & Malra

0
Screenshot_20260308_160348

Tual Beritalaser. Tual Beritalaser. Tongkat estafet kepemimpinan di tubuh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Tual resmi berganti. Agus Herianta, putra asli Jakarta ini kini dipercaya menahkodai Pelni Cabang Tual dengan membawa visi pembenahan layanan dan penguatan konektivitas laut bagi masyarakat Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.
‎Pergantian kepemimpinan ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi momentum evaluasi dan pembaruan pelayanan transportasi laut di wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada akses kapal penumpang dan distribusi logistik.

‎Dalam pernyataannya, Agus Herianta menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara menyeluruh.

‎“Pelni adalah urat nadi konektivitas wilayah kepulauan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat Kota Tual dan Maluku Tenggara,” tegas Agus.

‎Sebelum dipercaya memimpin Cabang Tual, Agus menjabat sebagai Kepala Cabang Pelni di Namlea.

‎”Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memahami tantangan operasional di daerah kepulauan, mulai dari faktor cuaca, lonjakan penumpang musiman, hingga kebutuhan distribusi barang antarwilayah.

‎Agus menggantikan Kepala Cabang sebelumnya, Tegus Hari Setiady. Di bawah kepemimpinan baru ini, Pelni Tual diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan klasik pelayanan, seperti ketepatan jadwal keberangkatan, peningkatan fasilitas penumpang, serta transparansi informasi tiket.

‎Tak hanya itu, Agus juga memastikan peningkatan sosialisasi penggunaan aplikasi mobile Pelni agar target pemanfaatan layanan digital dapat tercapai secara maksimal.

‎“Seluruh sistem dan aplikasi Pelni akan kami optimalkan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan tiket. Jadi tidak perlu lagi capek antre panjang di loket. Cukup melalui aplikasi, tiket sudah bisa diakses dengan mudah,” ujarnya.

‎Langkah digitalisasi ini dinilai penting untuk menekan praktik percaloan, mengurangi kepadatan di kantor cabang, serta memberikan kepastian layanan yang lebih cepat dan efisien kepada masyarakat.

‎Sebagai wilayah kepulauan strategis di Provinsi Maluku, Kota Tual dan Maluku Tenggara sangat bergantung pada konektivitas laut.

‎Kehadiran Pelni bukan hanya sebagai operator kapal, tetapi sebagai penggerak roda ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan antarwilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *