SMPN 7 Ambon Fokus Kelulusan dan SPMB, Ekskul Jadi Magnet Siswa Baru
Ambon Beritalaser. Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) susulan bagi siswa SMPN 7 Ambon telah resmi berakhir pada Selasa kemarin. Tes susulan ini dilakukan khusus bagi para siswa yang sebelumnya mengalami kendala teknis, terutama terkait gangguan jaringan internet.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Negeri 7 Ibu M.J.Tamaela, S.Pd yang mewakili Kepala Sekolah Bapak Anthon Anakotta, S.Pd dalam sesi wawancara, menyampaikan bahwa hasil dari TKA tersebut saat ini masih dalam proses pengolahan.

“Hasilnya belum keluar. Rencananya hasil TKA tersebut baru akan diumumkan pada akhir Mei mendatang,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Terkait dengan kelulusan siswa kelas IX, pihak sekolah menegaskan bahwa format ujian saat ini telah bermetamorfosis sepenuhnya menjadi TKA, menggantikan sistem Ujian Nasional (UN) yang sudah tidak diberlakukan lagi.
Meskipun hasil tes keluar di akhir Mei, jadwal resmi pengumuman kelulusan bagi siswa tingkat SD dan SMP direncanakan akan dilakukan serentak pada 2 Juni 2026. Tercatat sebanyak 206 siswa SMPN 7 Ambon mengikuti rangkaian tes tersebut tahun ini.
Memasuki tahun ajaran baru, SMPN 7 Ambon juga telah mulai menyusun ancang-ancang untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dan yg akan d buka bulan Juni setelah pengumuman kelulusan SD. Pihak sekolah telah mengikuti diklat operator yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan guna memastikan kelancaran administrasi dan Dinas Pendidikan juga mengarahkan sekolah melakukan sosialisasi untuk yang mau masuk
Sekolah ini. Selain itu pihak sekolah juga mulai melakukan pendekatan ke orang tua siswa.
Untuk menarik minat calon siswa baru, SMPN 7 Ambon mengandalkan keragaman kegiatan ekstrakurikuler (ekskul). Saat ini, sekolah memiliki 12 jenis ekskul yang menjadi unggulan dan pembeda dari sekolah lain.
“Salah satu alasan tingginya animo anak-anak untuk bersekolah di sini adalah banyaknya pilihan ekskul. Kami menonjolkan aspek ini sebagai daya tarik utama bagi masyarakat,” pungkas Wakil Bidang Kurikulum tersebut.
