Kapolda Maluku dan UM Maluku Bersinergi Cetak SDM Unggul Demi Masa Depan Daerah

AMBON, BeritaLaser. Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul harus menjadi prioritas utama dalam mewujudkan Maluku yang aman, maju, dan berdaya saing. Menurutnya, keamanan yang berkelanjutan tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pendidikan yang berkualitas, penguatan karakter, budaya literasi, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kapolda saat menerima audiensi pimpinan Universitas Muhammadiyah (UM) Maluku yang dipimpin Rektor Prof. Faris Al-Fadhat, M.A., Ph.D., di Mapolda Maluku, Kamis (6/8/2026). Pertemuan itu menjadi momentum mempererat sinergi antara Polda Maluku dan dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda yang berkualitas sekaligus memperkuat ketahanan sosial di daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Rektor UM Maluku memaparkan perkembangan kampus yang terus mengalami kemajuan, termasuk penambahan jumlah program studi, serta mengundang Kapolda untuk memberikan kuliah umum dan kuliah kebangsaan kepada mahasiswa sebagai bagian dari penguatan wawasan kebangsaan dan kepemimpinan generasi muda.
Kapolda menyambut positif ajakan tersebut. Menurutnya, hubungan Polri dan perguruan tinggi tidak boleh sebatas menjaga keamanan lingkungan kampus, tetapi harus berkembang menjadi kemitraan strategis dalam membangun SDM yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Hubungan Polri dengan perguruan tinggi harus melampaui kerja sama yang bersifat operasional. Kita harus membangun kolaborasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi muda Maluku yang berkualitas, berkarakter, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah maupun bangsa,” tegas Kapolda.
Ia menilai Maluku memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun kualitas generasi mudanya. Namun, potensi tersebut hanya akan memberikan manfaat apabila didukung oleh masyarakat yang memiliki ilmu pengetahuan, karakter yang kuat, serta semangat belajar yang tinggi.
Kapolda juga menekankan pentingnya membangun budaya literasi di tengah masyarakat. Menurutnya, membaca merupakan fondasi lahirnya masyarakat yang kritis, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Selain itu, penguasaan bahasa Inggris juga perlu diperkuat agar generasi muda Maluku mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Bahkan, ia mendorong lahirnya gerakan pembelajaran bahasa Inggris secara berkelanjutan, termasuk pengembangan konsep “Kampung Inggris” di Maluku.
Selain isu pendidikan, Kapolda turut menyoroti tingginya kasus kekerasan yang berawal dari persoalan keluarga. Berdasarkan analisis Polda Maluku, sebagian besar tindak kekerasan terjadi di lingkungan domestik dengan perempuan dan anak sebagai korban terbanyak. Karena itu, menurutnya, penguatan ketahanan keluarga, pendidikan karakter, dan pola pengasuhan yang baik menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai persoalan sosial sejak dini.
Kapolda juga mengajak perguruan tinggi mengambil peran lebih besar melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, edukasi, serta penyusunan rekomendasi kebijakan yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial. Ia menilai mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang dapat meningkatkan budaya literasi, kesadaran hukum, serta pemberdayaan masyarakat hingga ke desa-desa.
Di sisi lain, Kapolda mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas sosial dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Maluku. Menurutnya, pendidikan karakter, literasi digital, dan dialog yang sehat menjadi benteng utama agar generasi muda tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan maupun konflik yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
“Saya melihat Maluku memiliki modal yang luar biasa. Kekayaan laut, sumber daya alam, dan masyarakat yang tangguh merupakan anugerah besar. Persoalannya bukan pada kurangnya potensi, tetapi bagaimana kita membangun manusia yang mampu mengelola seluruh potensi tersebut secara cerdas dan berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan audiensi tersebut mencerminkan komitmen Polda Maluku dalam memperluas peran Polri melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai program edukasi, dialog kebangsaan, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan literasi hukum dan digital bagi generasi muda.
Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan SDM. Melalui kolaborasi tersebut, Polda Maluku menegaskan bahwa membangun keamanan sejati harus dimulai dengan membangun manusia yang berkarakter, berwawasan luas, dan memiliki daya saing demi mewujudkan Maluku yang aman, maju, dan sejahtera.
in
