Menyambut HUT ke-78, Polwan Polda Maluku Kenang Jasa Purnawirawan Lewat Anjangsana dan Bakti Kesehatan

AMBON BeritaLaser. Menjelang Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-78 Tahun 2026, Polwan Polda Maluku menunjukkan bahwa penghormatan terhadap sejarah tidak cukup hanya melalui seremoni. Semangat itu diwujudkan dengan menyambangi para purnawirawan Polwan melalui kegiatan Anjangsana dan Bakti Kesehatan, Jumat (21/8/2026).
Sejak pukul 08.00 WIT, jajaran Polwan Polda Maluku mendatangi kediaman tiga purnawirawan Polwan, yakni AKBP (Purn) Nurhayati Tutupoho, AKBP (Purn) Ansye Leweharilla, dan AKBP (Purn) Erna Gabby Rumlus.
Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyambungkan nilai-nilai pengabdian lintas generasi. Para Polwan aktif hadir bukan hanya untuk menyapa para senior, tetapi juga mendengarkan pengalaman, nasihat, dan perjalanan pengabdian yang telah mereka lalui.
Dengan mengusung semangat “One Policewoman, Extraordinary Impact”, kegiatan dipimpin Pakor Polwan Polda Maluku Kompol Helda Misse Siwabessy, S.H., M.H., bersama Wakil Ketua Panitia Hari Jadi Polwan ke-78 AKP Olivia V. Lodar, S.H., serta sejumlah personel Polwan Polda Maluku.
Kepedulian juga diwujudkan melalui pelayanan kesehatan secara langsung kepada para purnawirawan. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, asam urat, konsultasi dokter, pemberian terapi hingga edukasi kesehatan sesuai kondisi masing-masing.
Suasana semakin hangat ketika para purnawirawan berbagi pengalaman dan memberikan wejangan kepada generasi Polwan yang masih aktif bertugas. Pesan-pesan tersebut menjadi bekal penting bagi para Polwan untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, serta kehormatan institusi.
Wakil Ketua Panitia Hari Jadi Polwan ke-78 Polda Maluku, AKP Olivia V. Lodar, mengatakan anjangsana tersebut merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para senior yang telah memberikan bagian terbaik dari hidupnya untuk Polri.
“Kami ingin hadir dan menyapa para senior kami, para purnawirawan yang telah memberikan bagian terbaik dari hidup dan pengabdiannya untuk Polri. Anjangsana ini merupakan bentuk penghormatan, rasa terima kasih, sekaligus upaya mempererat ikatan kekeluargaan antara generasi Polwan yang telah purna tugas dan Polwan yang saat ini masih menjalankan tugas pengabdian,” ujarnya.
Menurut Olivia, pengalaman dan pesan para purnawirawan merupakan warisan berharga yang harus terus diteruskan oleh generasi Polwan saat ini.Ia menegaskan, menjaga marwah dan citra Polwan bukan hanya menjadi tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga harus tercermin melalui sikap profesional, humanis dan berintegritas.
“Pengalaman mereka adalah warisan nilai yang harus terus diteruskan. Hari Jadi Polwan ke-78 harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bahwa setiap Polwan mampu memberikan dampak positif melalui pengabdian yang profesional, humanis dan berintegritas,” katanya.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menilai para purnawirawan Polwan memiliki posisi penting dalam perjalanan sejarah Polwan di Indonesia.
Menurutnya, perjuangan, pengalaman dan keteladanan para senior menjadi fondasi yang dapat menginspirasi generasi Polwan dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks.
“Para purnawirawan Polwan adalah bagian penting dari sejarah dan perjalanan institusi. Apa yang telah mereka lakukan, perjuangkan dan wariskan menjadi fondasi bagi generasi Polwan saat ini. Karena itu, sudah menjadi bagian dari nilai kekeluargaan kita untuk terus menjaga silaturahmi, memberikan perhatian dan menghormati para pendahulu,” tutur Rositah.
Ia menambahkan, perpaduan anjangsana dan bakti kesehatan menunjukkan bahwa semangat pengabdian Polwan tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga melalui kepedulian terhadap keluarga besar Polri.
“Semangat pengabdian tidak berhenti pada pelaksanaan tugas di lapangan. Kepedulian terhadap para senior dan keluarga besar Polri juga merupakan bagian dari nilai kebersamaan yang harus terus dipelihara,” ungkapnya.
Rositah juga mendorong seluruh Polwan untuk menjadikan pengalaman para purnawirawan sebagai sumber inspirasi dalam meningkatkan kualitas pengabdian.
“Tantangan Polwan ke depan tentu semakin besar. Karena itu, profesionalisme harus terus diperkuat, integritas harus selalu dijaga dan sisi humanis harus tetap menjadi karakter dalam setiap pengabdian,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian bingkisan, ramah tamah dan foto bersama. Pertemuan tersebut meninggalkan pesan bahwa meski masa tugas telah berakhir, hubungan kekeluargaan dan nilai pengabdian tidak pernah benar-benar selesai.
Menjelang HUT Polwan ke-78, Polwan Polda Maluku menegaskan bahwa generasi boleh berganti, tetapi jejak pengabdian, nilai keteladanan, kepedulian dan kehormatan Polwan harus terus diwariskan.
