27 Rumah dan 1 Motor Terbakar, Empat Warga Luka dalam Insiden Lisabata-Patahuwe

AMBON, BeritaLaser. Insiden yang terjadi di Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Jumat (11/9/2026), mengakibatkan 27 rumah warga dan satu unit sepeda motor dilalap api.
Selain kerusakan dan kerugian material, empat warga dari salah satu desa yang bertikai juga dilaporkan mengalami luka setelah terkena tembakan senjata angin.
Berdasarkan laporan awal kepolisian, peristiwa tersebut berawal dari kebakaran lahan. Situasi kemudian berkembang menjadi kesalahpahaman hingga memicu ketegangan antara warga Desa Lisabata dan Desa Patahuwe.
Untuk meredam situasi, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., turun langsung ke Kecamatan Taniwel.Dalam pertemuan bersama pemerintah daerah serta pimpinan kedua desa di Kantor Camat Taniwel,
Kapolda menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Ia juga meminta para raja di masing-masing desa berperan aktif menenangkan warganya.
“Yang terpenting adalah masing-masing raja dapat menenangkan situasi di desa masing-masing dan bekerja bersama-sama,” ujar Dadang.
Kapolda juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi maupun provokasi yang dapat memperkeruh keadaan.
“Kita harus benar-benar meyakinkan saudara-saudara kita agar menyampaikan dengan benar kepada masyarakat dan selalu berhati-hati adanya provokasi karena ada oknum-oknum yang tidak menginginkan wilayah kita aman,” tegasnya.
Selain menjaga keamanan, Dadang meminta pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait segera memperhatikan kebutuhan warga yang terdampak, terutama mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
“Saya minta secepatnya menyampaikan kepada masyarakat dan Bapak Wakil Bupati agar dapat menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Pangdam XV/Pattimura menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang rumahnya terdampak. Dukungan terhadap warga korban menjadi bagian penting dari upaya pemulihan pascainsiden.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menyampaikan bahwa TNI-Polri bersama pemerintah daerah terus melakukan langkah-langkah penanganan untuk menjaga situasi tetap aman dan mencegah terjadinya konflik susulan.
“Keamanan dan persaudaraan masyarakat adalah yang utama. Polri bersama TNI dan pemerintah daerah akan terus hadir untuk memastikan masyarakat merasa aman dan setiap persoalan dapat diselesaikan dengan cara yang baik,” ujar Rositah.
Polda Maluku juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama melalui media sosial, karena berpotensi memicu keresahan dan memperkeruh situasi.
Masyarakat diminta mempercayakan proses penanganan serta penyelidikan kepada aparat yang berwenang.
Setelah dilakukan koordinasi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, serta unsur masyarakat, kondisi di wilayah Taniwel dilaporkan telah berangsur aman dan kondusif. Aparat gabungan tetap melakukan langkah pengamanan guna memastikan situasi tetap terkendali dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.
