Wakil Walikota Tual Tinjau Gerakan Pangan Murah

0
Screenshot_2025_1209_211112

Tual Beritalaser.Pemerintah Kota (Pemkot) Tual kembali menggelar  (GPM) sebagai langkah menekan inflasi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Natal dan Tahun Baru.

Kegiatan yang berlangsung di Taman Gotong Royong, Kelurahan Ketsoblak, Rabu (3/12/2025) ini dilaksanakan melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, dan Bank Indonesia.

Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra, yang turun langsung meninjau pelaksanaan GPM mengatakan, program ini merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang diarahkan langsung oleh pimpinan daerah.

“Inflasi kita sebelumnya 2,9 persen di September, lalu turun menjadi 1,6 persen pada Oktober. Ini menunjukkan pengendalian inflasi berjalan baik, dan GPM sangat membantu masyarakat,” kata Rumra.

Ia menyebutkan, harga pangan yang dijual dalam GPM lebih murah sekitar 20 persen dibandingkan harga pasar.

Program ini akan terus digelar secara rutin, terutama untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah.

Keberhasilan  dalam mengendalikan inflasi juga berbuah prestasi. Pemerintah daerah menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta memperoleh insentif fiskal sebesar Rp5 miliar.

“Ini adalah hasil kerja bersama seluruh pihak dalam menjaga stabilitas harga di daerah,” tegasnya.

Selain GPM, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) juga terus mengintensifkan operasi pasar dan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah lokasi.

Upaya ini dilakukan untuk mengawasi harga sekaligus mencegah peredaran produk kedaluwarsa demi menjamin keamanan pangan masyarakat.

Kedepan,  akan menggelar GPM secara masif di sejumlah titik, di antaranya Ohoi Taar dan kawasan Dipuncaki pada 23 Desember 2025, khusus untuk memenuhi kebutuhan umat Kristiani jelang Natal dan Tahun Baru 2026.

 juga akan melakukan sidak ke SPBU guna memastikan ketersediaan stok BBM. Saat ini, pemerintah daerah menyiapkan stok sebanyak 120 kiloliter untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan.

“Subsidi pemerintah dalam pasar murah ini mencapai 28 persen. Bahkan pada momen Natal nanti, kami juga akan menyalurkan bantuan sembako gratis meskipun kondisi fiskal terbatas,” ujar Rumra.

Sebelumnya, GPM telah dilaksanakan di Ohoi Ngadi, Kecamatan Dullah Utara, dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Badan Pangan Nasional turut membantu distribusi pangan ke wilayah kepulauan dengan menanggung biaya transportasi.

Rumra juga menegaskan bahwa sasaran utama GPM adalah masyarakat non-ASN. Sementara bagi ASN,  akan menyiapkan jadwal khusus setiap hari Jumat dengan penambahan kuota pangan murah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *