Pemkot Tual Jaga Stabilitas Harga Barang, Melalui Gerakan Pangan Murah
Tual Beritalaser. Pemerintah Kota (Pemkot) Tual terus memperkuat pengendalian harga pangan melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar secara rutin setiap pekan.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus menekan laju inflasi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Tual, Darnawaty Amir, mengatakan GPM bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, terutama menjelang hari besar keagamaan nasional.
“Komoditas yang dijual dalam GPM mendapat subsidi pemerintah sekitar 20 hingga 28 persen,” ujar Darnawaty di sela pelaksanaan GPM, Pekan Lalu
Ia menjelaskan, pelaksanaan GPM telah berjalan rutin selama beberapa tahun terakhir dan diharapkan memberi dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus mampu mengendalikan kenaikan harga komoditas yang berpengaruh langsung terhadap inflasi daerah.
Program GPM juga tidak terpusat di satu lokasi saja, melainkan dilaksanakan secara mobile dari desa ke desa dengan dukungan Perum Bulog dan Bank Indonesia.
Sejak November hingga Desember, Bank Indonesia Perwakilan Maluku bahkan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.
“Antusiasme masyarakat selalu tinggi karena kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari Rabu dan sangat dinantikan warga, mengingat kebutuhan sembako merupakan kebutuhan utama,” jelasnya.
Untuk komoditas sayur-mayur seperti cabai dan aneka sayuran, pasokan diperoleh langsung dari petani. Namun tidak semua komoditas mendapatkan subsidi.
“Subsidi diberikan secara situasional, tergantung kondisi harga di pasaran. Jika harga masih stabil, tidak perlu disubsidi. Namun jika terjadi lonjakan, terutama pada cabai dan bawang merah, maka akan kita subsidi karena sangat mempengaruhi inflasi,” pungkas Darnawaty.
