Wakapolda Maluku Cek Pos Pengamanan Liang, Kekuatan Personel Dievaluasi Sesuai Situasi Kamtibmas

0

AMBON, BeritaLaser. BeritaLaser.Wakapolda Maluku Brigjen Pol Arif Budiman, S.I.K., M.Si., turun langsung mengecek kesiapan personel yang bertugas di Pos Pengamanan Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (30/9/2026).

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi siap menjalankan tugas, memahami tanggung jawab masing-masing, serta mampu merespons setiap perkembangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tugas.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Pos Polisi Desa Liang sekitar pukul 09.00 WIT itu dikemas dalam apel pengecekan dan dipimpin langsung oleh Wakapolda Maluku. Turut hadir Irwasda Polda Maluku, sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kabag Ops dan Kasat Intelkam Polresta Ambon, para Kapolsek serta personel Polsek Salahutu dan Pos Pengamanan Desa Liang.

Dalam arahannya, Arif mengatakan, kunjungan tersebut bukan sekadar mengecek jumlah personel, tetapi juga melihat secara langsung kondisi anggota sekaligus memastikan kesiapan mereka dalam menghadapi dinamika di lapangan.

“Saya sengaja mengumpulkan rekan-rekan untuk melihat langsung kondisi dan keberadaan personel yang melaksanakan pengamanan sampai sejauh ini. Saya juga ingin bersilaturahmi karena setelah bertugas di Maluku, saya belum mengenal seluruh anggota yang bertugas di wilayah ini,” ujarnya.

Ia menegaskan, setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya. Kesiapan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan pengamanan, terutama apabila sewaktu-waktu terjadi perubahan situasi yang membutuhkan respons kepolisian.

“Saya berharap rekan-rekan dapat melaksanakan tugas dengan baik, ikhlas dan sungguh-sungguh sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara. Setiap personel harus memahami tugasnya sehingga apabila terjadi sesuatu atau dibutuhkan pimpinan, rekan-rekan sudah siap,” tegasnya.

Penempatan Personel Disesuaikan Dinamika LapanganWakapolda juga menyampaikan bahwa kekuatan personel yang ditempatkan di Pos Pengamanan Desa Liang tidak bersifat permanen. Penempatannya akan terus dievaluasi dengan mempertimbangkan perkembangan situasi kamtibmas di wilayah tersebut.

Menurut Arif, apabila kondisi keamanan semakin kondusif, jumlah personel dapat disesuaikan. Dengan demikian, sebagian anggota dapat kembali melaksanakan tugas pokok di satuan masing-masing.

“Nanti kita akan pelajari bersama situasi yang ada di wilayah ini. Apakah personel yang ada di sini tetap, dikurangi atau nantinya ditarik, semuanya akan bergantung pada hasil pengamatan terhadap situasi di wilayah ini,” katanya.

Ia menegaskan, evaluasi kekuatan personel bukan berarti mengurangi perhatian kepolisian terhadap keamanan masyarakat. Sebaliknya, langkah tersebut merupakan bagian dari manajemen pengamanan agar kekuatan yang dikerahkan tetap proporsional dan sesuai kebutuhan.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita memastikan pengamanan tetap berjalan dengan baik. Pada saat yang sama, rekan-rekan juga nantinya dapat kembali melaksanakan tugas pokok di kesatuan masing-masing dan berkumpul dengan keluarga,” ujarnya.

Selain kesiapan tugas, kondisi kesehatan anggota juga menjadi perhatian Wakapolda. Dalam pengecekan tersebut dilaporkan terdapat dua personel yang sedang sakit.

Arif meminta kondisi kedua anggota tersebut mendapat perhatian dan mendoakan agar segera diberikan kesembuhan. Ia juga meminta personel yang sedang izin dipastikan kejelasan administrasinya, mengingat seluruh anggota yang bertugas telah memiliki surat perintah.

“Kita doakan rekan-rekan yang sedang sakit agar segera diberikan kesembuhan. Untuk personel yang izin, saya minta dicek dan dipastikan kejelasan izinnya,” katanya.

Pimpinan Buka Ruang untuk Kendala PersonelDalam kesempatan itu, Wakapolda juga meminta personel tidak ragu menyampaikan berbagai kendala maupun kebutuhan selama menjalankan tugas pengamanan.

Menurutnya, komunikasi antara pimpinan dan anggota di lapangan penting untuk memastikan setiap persoalan dapat segera ditangani.

“Saya berharap rekan-rekan menyampaikan saran, masukan, kendala atau kekurangan yang dihadapi di lapangan. Kita adalah satu tim. Kalau ada persoalan, kita cari dan selesaikan bersama sehingga tugas dapat berjalan dengan baik dan nama baik Polda Maluku tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan pengecekan langsung ke lapangan merupakan bagian dari upaya memastikan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi kamtibmas.

“Pengecekan personel secara langsung penting untuk memastikan kesiapan anggota, mengetahui kondisi yang dihadapi di lapangan dan memastikan setiap personel memahami tugas serta tanggung jawabnya,” kata Rositah.

Ia menjelaskan, pola pengamanan akan terus disesuaikan dengan dinamika situasi. Penempatan kekuatan dapat dievaluasi apabila kondisi wilayah berubah, namun kemampuan kepolisian dalam memberikan perlindungan dan merespons gangguan keamanan tetap menjadi perhatian utama.

“Prinsipnya adalah pengamanan dilaksanakan sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi. Ketika kondisi wilayah semakin kondusif, tentu penempatan personel dapat dievaluasi. Namun, kemampuan kepolisian untuk merespons setiap perkembangan situasi tetap harus dipastikan,” ujarnya.

Rositah juga menekankan pentingnya komunikasi antara personel di lapangan, pimpinan dan masyarakat. Informasi sekecil apa pun terkait perkembangan kamtibmas dinilai penting untuk menjadi bahan dalam menentukan langkah kepolisian.

“Personel di lapangan adalah bagian penting dalam membaca situasi secara langsung. Karena itu, setiap kendala, informasi maupun perkembangan yang ditemukan harus segera dikomunikasikan sehingga pimpinan dapat mengambil langkah yang tepat,” katanya.

Ia pun mengingatkan seluruh personel Pos Pengamanan Desa Liang agar tetap menjalankan tugas dengan disiplin, humanis dan penuh tanggung jawab.

“Kami mengapresiasi pengabdian personel yang melaksanakan tugas pengamanan. Laksanakan tugas dengan ikhlas, jaga kesehatan, kedisiplinan dan kekompakan. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan masyarakat sebagai bentuk perlindungan, pengayoman dan pelayanan,” ujar Rositah.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan komunikasi langsung bersama personel untuk menyerap berbagai masukan terkait pelaksanaan tugas di lapangan. Seluruh rangkaian pengecekan berlangsung aman dan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *