Perkuat Pengawasan Publik, Diskominfosandi Ambon Dorong Sinergi Akses CCTV Pelaku Usaha dan JMP

0

AMBON, BeritaLaser. Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus memperkuat langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, ketertiban, hingga bencana alam seperti banjir dan genangan air.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (DiskominfoSandi) Kota Ambon, Ronald Lekransy, menegaskan pentingnya optimalisasi teknologi pengawasan berbasis Closed Circuit Television (CCTV) di ruang publik.

Menurut Ronald, Pemkot Ambon berharap dapat membangun implikasi positif guna menekan angka pelanggaran atau tindak kejahatan di ruang publik. Namun, tantangan terbesar saat ini adalah memperbanyak titik pemasangan CCTV yang memerlukan relasi serta koordinasi luas.

Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas KominfoSandi menyurati para pelaku usaha yang beroperasi di sekitar jalur-jalur utama agar memberikan hak akses CCTV mereka kepada pemerintah kota. Dengan demikian, ketika terjadi suatu insiden atau pelanggaran, pemerintah dapat dengan mudah melakukan identifikasi melalui rekaman tersebut.

“Dalam rangka memperluas jangkauan pengawasan kota melalui CCTV, Pemkot Ambon mengambil langkah strategis dengan menggandeng para pelaku usaha di sepanjang jalur utama.​ Sesuai arahan Bapak Wali Kota, Dinas Kominfo menyurat para pemilik usaha tersebut untuk memohon pemberian hak akses integrasi kamera CCTV mereka. Langkah ini bertujuan agar pemerintah daerah dapat secara optimal memantau serta merespons berbagai kejadian atau insiden di wilayah tersebut secara real-time “ujarnya.

Sinergi Pengawasan di Jembatan Merah Putih (JMP)

Selain kawasan pertokoan dan jalan utama, Pemkot Ambon juga memberikan perhatian khusus terhadap upaya pencegahan perilaku bunuh diri di kawasan Jembatan Merah Putih (JMP). Ronald menyampaikan apresiasi kepada pihak Balai Jalan yang telah memfasilitasi pemasangan CCTV di jalur tersebut.Kamera pengawas yang terpasang dinilai memiliki kualitas spot yang baik, jarak dekat, serta mampu memantau perilaku masyarakat secara real-time.

Kendati demikian, karena aset CCTV di JMP merupakan milik Kementerian (Balai Jalan), Pemkot Ambon melalui surat resminya telah mengajak pihak terkait untuk duduk bersama. Tujuannya agar Pemkot Ambon melalui Dinas KominfoSandi diberikan hak akses dalam melakukan fungsi pengawasan terpadu.

Langkah Pencegahan Dini

Ronald menjelaskan, pelibatan pemerintah kota dalam mengakses pengawasan ini sangat krusial untuk melakukan langkah pencegahan sebelum pelanggaran atau insiden menyimpang terjadi—seperti aksi bunuh diri atau tindakan melanggar hukum lainnya.

Jika anomali atau perilaku mencurigakan tertangkap oleh sistem pemantauan, pihak pemerintah dapat segera menginformasikannya kepada aparat kepolisian (Polresta Pulau Ambon dan PP Lease) atau pos polisi terdekat guna diambil tindakan pencegahan secepat mungkin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *