βMAPAN Diluncurkan, Bodewin Dekatkan Akses Kerja bagi Sarjana Baru di Ambon

0

AMBON, BeritaLaser. Pemerintah Kota Ambon terus berupaya membuka peluang kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang baru menyelesaikan pendidikan tinggi. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui peluncuran inovasi βMAPAN (Beta Mapan), layanan informasi ketenagakerjaan bergerak yang dirancang untuk mempermudah para pencari kerja mengakses berbagai layanan dan peluang pekerjaan.

Inovasi yang digagas Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon tersebut diluncurkan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, bertepatan dengan pelaksanaan Wisuda Universitas Pattimura (Unpatti) periode Oktober 2026.

Demikian rilis yang diterima media ini, Rabu (4/11/2026).

Peluncuran βMAPAN di lingkungan kampus menjadi langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan ketenagakerjaan kepada para lulusan baru. Dengan menghadirkan pos layanan langsung di lokasi wisuda, para sarjana tidak perlu lagi menunggu atau datang ke kantor dinas untuk mendapatkan informasi awal mengenai dunia kerja.

Bodewin mengatakan, pemerintah harus mampu menghadirkan pelayanan yang mudah dijangkau dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Termasuk memberikan perhatian kepada para lulusan perguruan tinggi yang tengah mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Menurutnya, βMAPAN bukan hanya menjadi sarana penyampaian informasi lowongan pekerjaan, tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung bagi pencari kerja.

Layanan tersebut mencakup pembuatan kartu pencari kerja atau kartu kuning, informasi pasar kerja, peluang usaha hingga akses program pemagangan. Selain itu, tersedia pula konseling dan bimbingan karier, pendampingan penyusunan surat lamaran pekerjaan serta pelatihan untuk meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja.

Bodewin menegaskan, ijazah sarjana saja belum cukup menjadi bekal untuk memenangkan persaingan di pasar kerja. Para lulusan juga harus membekali diri dengan keterampilan praktis serta sertifikat kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Karena itu, ia meminta Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon memperkuat koordinasi dan membangun kolaborasi dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon serta kalangan pengusaha.

Kerja sama tersebut dinilai penting agar para pencari kerja, terutama lulusan baru yang belum memiliki pengalaman profesional, mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan, pemagangan maupun pengembangan kompetensi.

Dengan demikian, mereka tidak hanya memiliki kualifikasi akademik, tetapi juga kemampuan yang dibutuhkan oleh perusahaan dan dunia industri.

Peluncuran inovasi βMAPAN turut ditandai dengan penyerahan kartu pencari kerja kepada salah seorang lulusan Unpatti sebagai simbol dimulainya pelayanan tersebut bagi masyarakat.

Melalui βMAPAN, Pemkot Ambon berharap akses informasi ketenagakerjaan semakin terbuka, keterampilan pencari kerja terus meningkat, dan peluang memperoleh pekerjaan menjadi lebih luas.

Inovasi ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah bahwa pelayanan publik tidak boleh berhenti pada penyediaan informasi, tetapi harus mampu menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat, termasuk membantu para sarjana muda menemukan jalan menuju dunia kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *