Pemkot Ambon Dorong RSUD W. E.M. Tehupeiory Naik Kelas, Siapkan Lahan Empat Hektare

AMBON, BeritaLaser . Pemerintah Kota Ambon terus memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah pinggiran kota. Salah satu langkah yang ditempuh yakni mengembangkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Ambon dr. W.E.M. Tehupeiory di Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, dengan mengusulkan peningkatan klasifikasi rumah sakit menjadi Tipe C.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat melakukan peninjauan langsung ke rumah sakit tersebut, Selasa (3/11/2026). Kunjungan itu sekaligus untuk memastikan kesiapan sarana prasarana serta perkembangan pelayanan medis yang telah berjalan.
Dalam agenda tersebut, Bodewin melihat secara langsung berbagai fasilitas yang tersedia, mulai dari Poli Gigi, layanan Medical Check Up (MCU), laboratorium, Poli P2, Ruang Nusaniwe 1, kamar operasi, ruang perawatan anak, Unit Pelayanan Khusus (UPK), hingga fasilitas fisioterapi.
Bodewin menjelaskan, pengembangan rumah sakit di Hutumuri merupakan bagian dari upaya pemerintah menjawab kebutuhan masyarakat Leitimur Selatan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan lanjutan.
Kondisi geografis yang cukup jauh dari pusat Kota Ambon membuat masyarakat harus mengeluarkan waktu dan tenaga lebih untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit perkotaan.
Atas dasar itu, Pemkot Ambon mengambil langkah mengembangkan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau.
Menurut Bodewin, peningkatan status menjadi rumah sakit Tipe C telah diusulkan kepada pemerintah pusat. Untuk menunjang rencana pengembangan tersebut, Pemkot Ambon juga telah menyiapkan kawasan seluas kurang lebih empat hektare.
Lahan itu merupakan hasil hibah dari Pemerintah Negeri Hutumuri serta dukungan penyediaan lahan dari Negeri Rutong.
Ia menegaskan, orientasi utama pembangunan rumah sakit bukan mengejar keuntungan atau meningkatkan pendapatan daerah, melainkan memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh hak pelayanan kesehatan.
Bahkan, pemerintah berkomitmen agar pasien tetap mendapatkan penanganan medis meskipun kepesertaan BPJS Kesehatan mereka sedang tidak aktif atau masih terkendala proses administrasi.
Bagi Bodewin, persoalan administrasi tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.
Rumah sakit tersebut juga diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat kurang mampu, terutama kelompok desil 1 sampai desil 4, dengan pelayanan gratis sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia mengungkapkan, komitmen pelayanan tersebut telah diwujudkan melalui penanganan seorang pasien yang sebelumnya tidak mendapatkan pelayanan di beberapa rumah sakit lain. Setelah memperoleh perawatan di RSUD Tehupeiory, pasien tersebut berhasil ditangani hingga sembuh dan diperbolehkan kembali ke rumah.
Dari sisi sumber daya manusia, saat ini rumah sakit tersebut memiliki sekitar 60 pegawai. Jumlah tenaga kerja itu direncanakan bertambah menjadi kurang lebih 100 orang untuk memperkuat operasional dan meningkatkan kualitas pelayanan seiring pengembangan kapasitas rumah sakit.
Selain penambahan tenaga kesehatan, Pemkot Ambon juga mempertimbangkan penyediaan kendaraan antarjemput pasien. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk membantu warga yang mengalami kesulitan transportasi ketika hendak mendapatkan pelayanan medis.
Bodewin berharap, RSUD dr. W.E.M. Tehupeiory dapat berkembang menjadi pusat pelayanan kesehatan yang representatif bagi masyarakat Leitimur Selatan dan sekitarnya.
Ia menilai, ketersediaan sejumlah rumah sakit di pusat kota belum sepenuhnya menjawab persoalan pemerataan layanan kesehatan. Sebab, masyarakat yang bermukim di wilayah jauh dari pusat perkotaan juga membutuhkan akses terhadap fasilitas medis yang memadai.
Karena itu, penguatan RSUD di Hutumuri diharapkan menjadi solusi berkelanjutan agar masyarakat Leitimur Selatan tidak lagi harus selalu bergantung pada rumah sakit yang berada di pusat Kota Ambon.
