27 Tim Terbaik Siap Bertarung di Kapolda Cup, Polda Maluku Buka Jalan Atlet E-Sport Menuju Panggung Nasional
27 Tim Terbaik Siap Bertarung di Kapolda Cup, Polda Maluku Buka Jalan Atlet E-Sport Menuju Panggung Nasional
Ambon Beeitalaser. Polda Maluku terus memperkuat transformasi Polri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dengan menghadirkan wadah pembinaan bagi generasi muda melalui olahraga elektronik (e-sport). Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, sebanyak 27 tim terbaik dipastikan akan berlaga pada ajang Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026 “Dream to Become”, yang menjadi pintu gerbang menuju kompetisi e-sport tingkat nasional.
Turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Polri membangun ekosistem e-sport yang sehat, kompetitif, dan berorientasi pada pembinaan atlet muda berbakat di Maluku.
Persiapan pelaksanaan turnamen dimatangkan melalui rapat yang dipimpin Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., di Ruang Kerja Kabid Humas Polda Maluku, Selasa (7/7/2026). Rapat tersebut dihadiri Ketua Umum E-Sports Indonesia (ESI) Kota Ambon Patrick Rahakbauw, S.H., M.H., Pengurus ESI Kota Ambon Gusye Manuhutu, S.H., serta personel Bidang Humas Polda Maluku yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
Kapolda Cup merupakan bagian dari program nasional Kapolri Cup E-Sports 2026 “Dream to Become”, yang digagas sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda melalui kompetisi digital yang positif, sportif, dan berprestasi.
Antusiasme peserta pada tahun ini terbilang sangat tinggi. Sebanyak 80 tim mendaftarkan diri melalui seleksi tingkat Polres jajaran Polda Maluku. Setelah proses verifikasi administrasi dan persyaratan usia, 77 tim dinyatakan memenuhi syarat, sementara tiga tim lainnya gugur karena tidak memenuhi batas usia peserta yang ditetapkan, yakni 16 hingga 22 tahun.
Dari seluruh peserta tersebut, sebanyak 27 tim yang berhasil meraih juara pertama, kedua, dan ketiga di tingkat Polres berhak melaju ke Kapolda Cup Tingkat Polda.
Mereka merupakan perwakilan terbaik dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Polres Maluku Tengah, Kepulauan Tanimbar, Buru, Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat, Tual, Kepulauan Aru, dan Maluku Barat Daya. Sementara Polres Maluku Tenggara dan Polres Buru Selatan belum menggelar turnamen tingkat Polres.
Babak Kapolda Cup dijadwalkan berlangsung pada 14–15 Juli 2026 di Gedung Plaza Presisi Polda Maluku. Para peserta akan memperebutkan gelar juara sekaligus tiket mewakili Provinsi Maluku pada Kapolri Cup E-Sports 2026 Tingkat Nasional.
Kompetisi nasional sendiri akan berlangsung pada 26–28 Juli 2026 di SMESCO Indonesia, Jakarta, dengan total hadiah mencapai Rp500 juta. Ajang tersebut akan mempertemukan para juara dari seluruh Polda di Indonesia untuk memperebutkan predikat tim e-sport terbaik nasional.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi mengatakan, Kapolri Cup E-Sports menjadi salah satu bentuk nyata transformasi Polri dalam merespons perkembangan teknologi sekaligus membangun kedekatan dengan generasi muda.
Menurutnya, melalui kompetisi ini Polri ingin menyediakan ruang yang positif bagi anak-anak muda untuk mengembangkan bakat, membangun karakter, serta melahirkan atlet e-sport yang mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional.
“Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga melalui program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kapolda Cup menjadi ruang pembinaan generasi muda agar berkembang melalui olahraga digital yang sehat, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kerja sama tim, dan semangat berprestasi,” ujar Rositah.
Ia menilai tingginya jumlah peserta menjadi bukti bahwa potensi e-sport di Maluku berkembang pesat dan layak mendapat pembinaan yang berkelanjutan.
Untuk menjamin kualitas penyelenggaraan turnamen, Polda Maluku menggandeng E-Sports Indonesia (ESI) Kota Ambon sebagai mitra strategis.
Ketua Umum ESI Kota Ambon, Patrick Rahakbauw, menyampaikan apresiasi atas langkah Polda Maluku yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang melalui e-sport.
Menurutnya, Kapolri Cup menjadi momentum penting dalam menjaring atlet-atlet terbaik Maluku sekaligus memperkuat pembinaan e-sport secara berkesinambungan, sehingga mampu melahirkan wakil daerah yang siap bersaing dan mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional.
Melalui Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Polda Maluku kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan talenta muda, mempererat kolaborasi dengan komunitas digital, serta mencetak atlet-atlet e-sport berprestasi yang mampu membawa nama Maluku bersinar di panggung nasional maupun internasional. Turnamen ini sekaligus menjadi bukti bahwa Polri terus bertransformasi sebagai institusi yang hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
