Bhayangkari Peduli Hadir di Ambon, 3.247 Warga Nikmati Layanan Kesehatan Gratis

0

AMBON BeritaLaser. Ribuan warga Kota Ambon memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang digelar Bhayangkari dalam rangkaian kunjungan Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, di Kota Ambon, Jumat (28/8/2026).

Bakti Kesehatan yang dipusatkan di Lapangan C.H. Tahapary tersebut menjadi salah satu wujud nyata kepedulian Bhayangkari terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat. Tidak hanya pemeriksaan dasar, warga juga mendapat akses pengobatan umum, layanan dokter spesialis, pemeriksaan mata serta gigi dan mulut, pelayanan kesehatan ibu dan anak, hingga operasi katarak dan bibir sumbing.

Secara keseluruhan, tercatat 3.247 warga menjadi penerima manfaat dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 18.00 WIT tersebut.

Pelayanan melibatkan 239 personel, terdiri dari 134 personel Biddokkes Polda Maluku dan Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Ambon, delapan dokter spesialis mitra, 30 personel Dit Samapta Polda Maluku, 10 personel Polwan, serta 57 personel Bhayangkari.

Delapan dokter spesialis mitra yang diterjunkan berasal dari bidang penyakit dalam, rehabilitasi medis, obstetri dan ginekologi, bedah mulut, anak, paru, THT-KL, serta mata.

Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus dapat diakses secara luas.

“Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan akses pemeriksaan dan pengobatan secara langsung, sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan,” ujar Dadang.

Menurutnya, tingginya jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menghadirkan pelayanan kesehatan, terlebih Maluku merupakan wilayah kepulauan dengan tantangan geografis tersendiri.

“Maluku memiliki tantangan geografis sebagai wilayah kepulauan. Karena itu, kolaborasi antara Polri, Bhayangkari, tenaga kesehatan dan dokter spesialis menjadi sangat penting agar pelayanan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas,” katanya.

Salah satu bagian yang mendapat perhatian dalam Bakti Kesehatan tersebut adalah layanan medis khusus bagi masyarakat yang membutuhkan tindakan lebih lanjut.

Sebanyak 14 pasien menjalani operasi katarak, sedangkan empat pasien mendapatkan operasi bibir sumbing.

Sementara itu, layanan pengobatan umum tercatat menjadi salah satu yang paling banyak dimanfaatkan, yakni mencapai 1.537 pasien.

Untuk layanan spesialis, tercatat 150 pasien mendapatkan pelayanan penyakit dalam, 51 pasien rehabilitasi medis, 36 pasien spesialis paru, 315 pasien spesialis anak, dan empat pasien spesialis THT-KL.

Pelayanan Obstetri dan Ginekologi juga diberikan kepada 95 pasien, yang terdiri atas 85 pasien pemeriksaan kehamilan atau ANC dan 10 pasien pelayanan implan.

Di bidang kesehatan gigi dan mulut, sebanyak 85 pasien mendapatkan pelayanan. Sedangkan pemeriksaan mata dilakukan melalui skrining terhadap 314 orang.

Perhatian terhadap kesehatan anak turut menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 315 orang menjalani skrining stunting dan mendapatkan pelayanan dari dokter spesialis anak.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan dasar melalui pendaftaran dan pengecekan tekanan darah tercatat mencapai 3.127 orang. Pemeriksaan golongan darah dilakukan terhadap 391 orang, sementara layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) diberikan kepada 76 orang.

Untuk menunjang pengobatan masyarakat, pelayanan resep dan obat diberikan kepada 2.174 pasien.

Bakti Kesehatan juga menghadirkan layanan khitanan bagi 37 orang serta skrining Tuberkulosis (TBC) terhadap 36 orang. Dari jumlah tersebut, 20 orang masuk kategori terduga TBC dan 16 orang dinyatakan tidak terduga TBC.

Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan jumlah penerima manfaat yang mencapai ribuan orang menunjukkan luasnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan.

“Sebanyak 3.247 orang mendapatkan manfaat dari rangkaian pelayanan kesehatan ini. Angka tersebut menggambarkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan sangat besar dan kegiatan seperti ini memiliki arti penting dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rositah.

Menurutnya, kehadiran delapan dokter spesialis mitra bersama tenaga kesehatan Polda Maluku dan Rumah Sakit Bhayangkara turut memperkuat kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Pelayanan dilakukan secara terpadu, mulai dari pemeriksaan dasar hingga layanan spesialis dan tindakan medis khusus. Ini menunjukkan semangat kolaborasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Rositah menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui pelayanan sosial dan kemanusiaan.

“Polri ingin hadir di tengah masyarakat dengan wajah pelayanan yang humanis. Ketika masyarakat datang untuk memeriksakan kesehatan, mendapatkan pengobatan, atau memperoleh tindakan medis yang dibutuhkan, di situlah kehadiran Polri dan Bhayangkari dapat dirasakan secara langsung,” ungkapnya.

Bakti Kesehatan tersebut berlangsung aman dan tertib hingga pukul 18.00 WIT. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Bhayangkari Peduli dalam memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026.

Melalui kegiatan tersebut, Bhayangkari tidak sekadar menghadirkan pemeriksaan dan pengobatan gratis, tetapi juga membuka akses layanan kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat Ambon.

Dari pemeriksaan kesehatan dasar hingga operasi katarak dan bibir sumbing, ribuan warga merasakan langsung manfaat Bhayangkari Peduli sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat di wilayah kepulauan Maluku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *