Bhayangkari Peduli Anak-Anak Kei, Bawa Bantuan Gizi hingga Perlengkapan Sekolah

KEI BeritaLaser. Kepedulian terhadap anak-anak di wilayah kepulauan diwujudkan Bhayangkari melalui rangkaian Bhayangkari Peduli di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. Tidak sekadar memberikan bantuan, kegiatan dalam momentum Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026 ini menyentuh berbagai kebutuhan anak, mulai dari kesehatan, pemenuhan gizi hingga pendidikan.
Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo bersama rombongan hadir langsung dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026).
Beragam bantuan disiapkan sebagai bentuk perhatian terhadap tumbuh kembang anak. Di antaranya 40 paket bantuan untuk anak stunting, 99 paket kesehatan gigi, 100 mainan anak dan 200 buku cerita.
Dukungan di bidang pendidikan juga diberikan melalui 800 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak dan pelajar di wilayah Kota Tual dan Maluku Tenggara. Sebanyak 300 paket disalurkan di Lapangan Lodar El, Kota Tual, sedangkan 500 paket lainnya diperuntukkan bagi masyarakat di Desa Tayando.
Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menilai perhatian terhadap anak merupakan bagian penting dalam mempersiapkan masa depan bangsa.
“Anak-anak adalah generasi penerus yang harus kita jaga bersama. Ketika kita memberikan perhatian pada kesehatan, gizi dan pendidikan mereka, sesungguhnya kita sedang menyiapkan fondasi bagi masa depan masyarakat dan bangsa,” ujar Kapolda Maluku.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak tidak cukup dilakukan melalui kegiatan sesaat, tetapi perlu dibangun menjadi gerakan yang berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak.
“Polri bersama seluruh keluarga besarnya harus terus hadir di tengah masyarakat. Kepedulian terhadap anak tidak boleh berhenti pada satu kegiatan, tetapi harus menjadi semangat bersama untuk memastikan mereka tumbuh sehat, mendapatkan pendidikan dan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Perhatian serupa juga diberikan kepada anak-anak yang berada di Panti Asuhan Bakti Luhur dan Panti Asuhan Solanders Putri. Kedua panti menerima sejumlah bantuan, mulai dari perlengkapan sekolah, bahan pangan, telur, kursi roda hingga kursi plastik.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menunjang aktivitas pendidikan dan kehidupan anak-anak di lingkungan panti.
Di bidang kesehatan, Bhayangkari menghadirkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Pemeriksaan gigi menjadi salah satu layanan yang diberikan, terutama sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan anak sejak usia dini.
Sementara itu, pemberian 100 mainan anak dan 200 buku cerita menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan. Buku dan mainan diharapkan dapat membantu anak mengembangkan minat membaca, belajar sekaligus tumbuh dalam lingkungan yang positif.
Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi mengatakan, perhatian terhadap anak dalam program Bhayangkari Peduli dilakukan secara menyeluruh.
“Kepedulian kepada anak harus dilihat secara utuh. Bukan hanya soal bantuan, tetapi juga kesehatan, gizi, pendidikan dan ruang tumbuh yang positif. Semua aspek tersebut penting agar anak dapat berkembang secara optimal,” kata Rositah.
Ia menambahkan, kehadiran Bhayangkari di wilayah kepulauan menjadi wujud nyata kepedulian keluarga besar Polri terhadap masyarakat, termasuk kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.
“Kami ingin memastikan semangat kepedulian ini dapat dirasakan sampai ke wilayah kepulauan. Ketika anak-anak mendapatkan buku, perlengkapan sekolah, dukungan kesehatan maupun perhatian terhadap kebutuhan gizinya, itu merupakan pesan bahwa mereka tidak berjalan sendiri. Ada kepedulian dan perhatian dari kita semua,” ujarnya.
Tidak hanya anak-anak, perhatian juga diberikan sejak masa kehamilan. Sebanyak 80 paket bantuan untuk ibu hamil disalurkan dengan isi antara lain susu, kacang hijau, telur dan biskuit sebagai bagian dari dukungan pemenuhan kebutuhan gizi.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa perhatian terhadap kualitas generasi penerus dibangun sejak awal, melalui dukungan terhadap kesehatan dan gizi ibu hamil hingga tumbuh kembang anak.
Rangkaian kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran Bhayangkari dan keluarga besar Polri di tengah masyarakat Kepulauan Kei. Bantuan pendidikan, kesehatan dan pemenuhan gizi diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang menerimanya.
Polda Maluku bersama Polres Tual dan Polres Maluku Tenggara turut memberikan dukungan terhadap seluruh rangkaian kegiatan, termasuk memastikan pelaksanaan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Momentum HKGB ke-74 Tahun 2026 tersebut membawa pesan sederhana namun bermakna: membangun masa depan anak tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.
Sebuah makanan bergizi, pemeriksaan kesehatan, buku cerita, perlengkapan sekolah maupun perhatian kecil dapat menjadi bagian dari harapan besar bagi masa depan seorang anak.Dari Kepulauan Kei, semangat Bhayangkari Peduli hadir membawa pesan bahwa setiap anak berhak tumbuh sehat, memperoleh pendidikan yang layak, mendapatkan perhatian dan memiliki kesempatan untuk menatap masa depan dengan penuh percaya diri.
