Uwi Ungu Hasilkan Panen, Polda Maluku Perkuat Gerakan Pangan Bersama Petani

AMBON, BeritaLaser. Gerakan ketahanan pangan di Maluku kembali menunjukkan hasil nyata. Uwi Ungu yang dibudidayakan bersama Kelompok Tani Sumber Rejeki di Dusun Kamiri, Negeri Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, kini mulai dipanen.
Panen yang berlangsung Selasa (15/9/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Maluku memperkuat program ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai salah satu penopang swasembada pangan nasional 2026.
Kegiatan panen dipimpin Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol Dicky Irawan Kesuma, S.I.K., M.Si., bersama Wakapolresta Ambon AKBP Nur Rahman, S.I.K., M.M., Kabag SDM Polresta Ambon AKP Richard Hahuri, S.Sos., dan Kapolsek Teluk Ambon IPTU Restu H. Purba, S.H., M.H.
Turun langsung ke lahan, Kombes Pol Dicky ikut memanen Uwi Ungu bersama anggota kelompok tani. Panen ini sekaligus menjadi penanda bahwa program budidaya pangan yang dimulai dari pemanfaatan lahan, penanaman hingga pemeliharaan telah menghasilkan komoditas yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Dicky mengatakan, panen tersebut menjadi bukti bahwa dukungan Polri terhadap ketahanan pangan tidak sebatas pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata bersama masyarakat.
“Hari ini kita tidak hanya menanam, tetapi sudah sampai pada tahap panen. Ini menunjukkan bahwa lahan yang dikelola secara produktif, dengan pendampingan dan keterlibatan masyarakat, dapat menghasilkan pangan yang mendukung ketahanan pangan,” katanya.
Ia menilai Uwi Ungu memiliki potensi untuk terus dikembangkan mengingat Maluku memiliki beragam sumber pangan lokal yang dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan masyarakat.
Karena itu, Dicky mendorong agar pengembangan komoditas pangan lokal dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan kelompok tani dan masyarakat.
“Potensi pangan lokal di Maluku sangat besar. Karena itu, kami mendorong masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan yang tersedia dan mengembangkan komoditas yang sesuai dengan potensi wilayah. Polri akan terus mendukung melalui pendampingan dan kolaborasi bersama masyarakat,” ujarnya.
Program budidaya Uwi Ungu tersebut merupakan bagian dari gerakan ketahanan pangan yang dikembangkan jajaran Polri dengan memanfaatkan lahan kosong maupun lahan produktif melalui kerja sama dengan masyarakat.
Tahapannya dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari penyediaan bibit, penanaman, pemeliharaan, pendampingan hingga panen. Program ini juga diarahkan untuk mendorong diversifikasi pangan serta meningkatkan pemanfaatan komoditas lokal.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan panen Uwi Ungu di Hative Besar memperlihatkan pentingnya kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjalankan program ketahanan pangan.
“Yang penting dari program ini adalah keberlanjutannya. Kita ingin masyarakat melihat bahwa lahan yang ada dapat dimanfaatkan menjadi sumber pangan produktif. Polri hadir untuk mendukung dan mendampingi, sementara masyarakat menjadi penggerak utama dalam pengelolaannya,” ujar Rositah.
Menurutnya, keterlibatan Bhabinkamtibmas serta personel yang memiliki kompetensi di bidang ketahanan pangan menjadi bagian penting untuk memastikan pendampingan berjalan sejak tahap penanaman hingga pemeliharaan dan panen.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Kelompok Tani Sumber Rejeki Baharudin, Bhabinkamtibmas Pendamping AIPTU Komang Adhi Sukerta, serta Bakomsus Polda Maluku bidang Ketahanan Pangan BRIPDA Piero Hetharie, S.P.
Rositah menambahkan, pengembangan pangan lokal sangat relevan bagi Maluku yang memiliki karakteristik sebagai wilayah kepulauan dengan potensi pertanian dan sumber pangan yang beragam.
“Ketahanan pangan nasional dibangun dari daerah. Karena itu, setiap potensi pangan lokal yang dapat dikembangkan memiliki nilai strategis. Kami mengajak masyarakat untuk terus mengoptimalkan lahan produktif dan memperkuat kolaborasi agar pangan lokal semakin berkembang,” katanya.
Polda Maluku memastikan dukungan terhadap program ketahanan pangan akan terus diarahkan pada kegiatan produktif yang melibatkan masyarakat dan kelompok tani di wilayah hukumnya.Panen Uwi Ungu di Dusun Kamiri tersebut berlangsung hingga pukul 16.58 WIT dalam keadaan aman dan terkendali.
