Audiensi PIKI Maluku, Bodewin Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dan Gagasan Konstruktif

0

AMBON. BeritaLaaer. Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena mengajak Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Maluku untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan Kota Ambon. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga dibutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan kalangan intelektual.

Pesan tersebut disampaikan Bodewin saat menerima audiensi pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PIKI Maluku di Ruang Kerja Wali Kota Ambon, Selasa (29/9/2026).

Audiensi tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun sinergi antara Pemerintah Kota Ambon dan PIKI dalam mendorong pembangunan yang inklusif serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rombongan DPD PIKI Maluku dipimpin Sekretaris Ampi Mariwy dan turut dihadiri Paul Usmani, Ois Nirahua, Ono Mahmudin, serta Sammy Jacobs. Pertemuan tersebut juga dihadiri Sekda Kota Ambon Roby Sapulette dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Ambon Melvin Latuihamallo.

Dalam pertemuan itu, Bodewin menegaskan bahwa pembangunan Kota Ambon merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, organisasi kemasyarakatan diharapkan tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan pemikiran, kritik yang konstruktif, serta solusi terhadap berbagai persoalan kota.

Menurutnya, PIKI sebagai organisasi yang menghimpun kalangan inteligensia memiliki ruang yang besar untuk berkontribusi melalui gagasan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), maupun program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Pemkot Ambon terbuka untuk membangun komunikasi dan bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat. Kami berharap PIKI dapat terus berkontribusi melalui pemikiran dan gagasan konstruktif untuk mendukung kemajuan Kota Ambon,” ujar Bodewin.

Ia juga mengimbau agar seluruh organisasi kemasyarakatan dapat menjadi mitra kritis pemerintah. Kritik, kata Bodewin, sebaiknya tidak berhenti pada penyampaian persoalan, tetapi disertai gagasan dan solusi yang dapat membantu pemerintah memperbaiki kualitas pembangunan.

“Jangan hanya menjadi penonton. Pemerintah membutuhkan kontribusi pemikiran dari seluruh elemen masyarakat agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga,” tegasnya.

Menanggapi ajakan tersebut, Sekretaris DPD PIKI Maluku Ampi Mariwy menyatakan kesiapan organisasinya untuk bersinergi dengan Pemkot Ambon. PIKI akan mendorong pemanfaatan potensi kaum inteligensia untuk memberikan kontribusi terhadap berbagai isu strategis di Kota Ambon.

Dalam audiensi itu, PIKI Maluku juga menyampaikan dua permintaan kepada Pemkot Ambon, yakni dukungan terhadap pembentukan DPD PIKI Kota Ambon serta kesediaan Wali Kota Ambon menjadi Ketua Dewan Pembina PIKI Kota Ambon

.“PIKI Maluku siap membangun sinergi dengan Pemkot Ambon. Kami berharap komunikasi dan kerja sama yang baik ini terus terjalin sehingga organisasi dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Ampi.

Sejumlah isu strategis turut menjadi pembahasan, antara lain penguatan toleransi, peningkatan kualitas SDM dan percepatan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Bodewin menekankan, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan Kota Ambon berjalan secara merata.

Menurutnya, keterlibatan organisasi kemasyarakatan harus diarahkan pada kontribusi nyata sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan hingga lapisan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *