Niat Mendahului Berujung Maut, Dua Pengendara Tewas di Halong

0

AMBON, BeritaLaser. Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa kembali terjadi di Kota Ambon. Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terlibat tabrakan adu banteng di Jalan Raya Wolter Monginsidi, Desa Halong, Kecamatan Baguala, tepatnya di depan Indomaret Halong Reklame, Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIT.

Insiden maut tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha R15 berwarna hitam dengan nomor polisi DE 2528 NA yang dikendarai Muhammad Idris (55), karyawan BUMN asal Dusun Iha, Desa Liang, Kabupaten Maluku Tengah, dan Yamaha Fino berwarna abu-abu bernomor polisi DE 6784 LG. Identitas pengendara Yamaha Fino hingga kini belum diketahui.

Berdasarkan keterangan saksi, Gerry Wattimury (43), seorang guru yang berada di sekitar lokasi, kecelakaan bermula ketika Yamaha Fino melaju dari arah Passo menuju Galala. Pengendara motor tersebut diduga berusaha mendahului mobil di depannya dengan kecepatan tinggi.

Saat melakukan manuver untuk mendahului, pengendara Yamaha Fino diduga tidak memperhitungkan kondisi arus lalu lintas dari arah berlawanan. Pada saat bersamaan, Yamaha R15 yang dikendarai Muhammad Idris tengah melaju dari arah Galala menuju Passo.

Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras menyebabkan kedua pengendara terpental ke badan jalan dan tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Warga yang menyaksikan peristiwa tersebut segera memberikan pertolongan dengan mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit berbeda. Muhammad Idris dibawa ke RS Bhayangkara, sedangkan pengendara Yamaha Fino dievakuasi ke RS Siloam.

Namun, upaya pertolongan tersebut tidak membuahkan hasil. Kedua korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit saat tiba untuk mendapatkan penanganan medis.

Menyusul kejadian tersebut, personel kepolisian bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas melakukan pemeriksaan lokasi, mengamankan barang bukti, serta mengambil dokumentasi untuk mendukung proses penyelidikan.

Polisi juga mendatangi rumah sakit guna memeriksa kondisi kedua korban. Selain melaporkan kejadian kepada pimpinan, petugas berkoordinasi dengan Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka) Satlantas Polresta Ambon untuk penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.

Kecelakaan ini kembali menjadi perhatian terhadap pentingnya kehati-hatian saat berkendara, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain di jalan raya. Pengendara diimbau memastikan kondisi jalan dan jarak pandang aman sebelum melakukan manuver agar risiko kecelakaan fatal dapat dihindari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *