Kebakaran Besar di Passo Hanguskan Tiga Tempat Usaha, Kerugian Ditaksir Rp700 Juta

AMBON, BeritaLaser. Kebakaran hebat melanda kawasan Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Kamis (15/10/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan tiga bangunan tempat usaha, masing-masing dua Warung Nasi Padang dan satu kios bahan pokok, dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp700 juta.
Kobaran api juga merembet ke bangunan Polsek Baguala dan gudang logistik Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku. Namun, pada kedua bangunan tersebut, api hanya membakar sebagian atap sehingga tidak seluruh bangunan mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Tiga tempat usaha yang terbakar habis adalah Warung Nasi Padang milik Mustafa Ardi, Warung Nasi Padang Sari Minang milik Ampi Leleulya, serta Kios Bahan Pokok Haikel milik Yusran Heldin.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.03 WIT. Pada bangunan Mapolsek Baguala, api merusak sebagian atap di area ruang lalu lintas, ruang provos, dan ruang Unit Binmas. Sejumlah bagian plafon di ruangan tersebut juga ikut terdampak.
Api Berawal dari Warung Nasi Padang
Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang pengemudi ojek berteriak memberi tahu warga di sekitar pertigaan Polsek Baguala bahwa telah terjadi kebakaran.
Saksi lainnya, Ampi Leleulya, pemilik Warung Nasi Padang Sari Minang, mengaku terbangun setelah mendengar teriakan Endi Kesaulia yang memberitahukan adanya kebakaran.
Ketika keluar untuk memastikan situasi, Ampi melihat kobaran api mulai membesar dari bagian dapur Warung Nasi Padang milik Mustafa Ardi.
Ampi bersama Endi Kesaulia dan Sami Lesnusa sempat berusaha memadamkan api secara manual. Namun, kobaran yang terus membesar membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Api kemudian menjalar ke Warung Nasi Padang Sari Minang hingga ketiganya harus menyelamatkan diri.
Sementara itu, Yusran Heldin, pemilik Kios Sembako Haikel, mengatakan dirinya sedang beristirahat ketika mendengar teriakan warga mengenai kebakaran di warung nasi Padang yang berada tidak jauh dari kiosnya.Yusran bersama istrinya langsung membangunkan anak mereka untuk menyelamatkan diri setelah melihat api telah mendekati bagian dapur kios. Saat keluar, ia mendapati api sudah membakar Warung Nasi Padang Sari Minang.
Empat Mobil Damkar Dikerahkan
Upaya pemadaman melibatkan petugas pemadam kebakaran bersama personel kepolisian. Sekitar pukul 01.15 WIT, empat unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan Water Cannon tiba di lokasi untuk menjinakkan kobaran api.
Petugas berjibaku memadamkan kebakaran hingga sekitar pukul 03.00 WIT. Api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet lebih luas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Kapolsek Baguala, Iptu Esterlina Titiheru, bersama Wakapolsek Baguala, Aiptu E. Risakotta, tiba di tempat kejadian perkara sekitar pukul 02.00 WIT untuk memantau proses penanganan kebakaran.
Selain membantu pemadaman, personel kepolisian juga mengumpulkan keterangan para saksi, mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi, serta menyusun laporan kejadian.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Informasi awal yang beredar di lokasi menyebutkan api diduga berasal dari lantai dua Warung Nasi Padang milik Mustafa Ardi. Area tersebut diketahui memiliki sejumlah kompor yang biasa digunakan untuk kegiatan memasak.
Meski demikian, informasi tersebut masih sebatas dugaan awal dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran. Kepastian mengenai asal mula api dan penyebab kejadian masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
