Seminar Keluarga GPdI Maluku 2026 Dibuka , Walikota Ambon Tekankan Gembala Punya Peran Strategis Membina Moral Umat dari Tingkat Keluarga

AMBON, BeritaLaser. Kegiatan Seminar Keluarga Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) Provinsi Maluku Tahun 2026 resmi dibuka pada Selasa (27/10/2026) pukul 11.00 WIT bertempat di Gedung Balai Diklat Keagamaan Ambon.
Acara diawali dengan Opening Ceremony serta Ibadah Pembukaan yang dibuka secara langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, S.H., LL.M. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, jajaran Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Kota Ambon, para pimpinan OPD, pimpinan BPD GPdI Maluku, serta para hamba Tuhan dan peserta seminar dari berbagai daerah.
Dalam penyampaian sekapur sirihnya, Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada GPdI atas terselenggaranya kegiatan yang mengusung tema “Family Impact” tersebut.
Bodewin menegaskan bahwa pembangunan suatu daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan ekonomi belaka, melainkan yang paling utama adalah pembentukan mental, spiritual, dan karakter masyarakat.
“Di sinilah peran strategis para gembala sebagai mitra pemerintah untuk membina moral dan etika umat hingga ke tingkat yang paling mendasar, yaitu keluarga. Keluarga yang harmonis, sejahtera, serta tangguh secara mental dan spiritual adalah fondasi kepemimpinan yang akan berdampak positif bagi kedamaian dan kemajuan Kota Ambon,” ujar Bodewin.
Lebih lanjut, beliau menyoroti tantangan pengembalaan di era digital saat ini yang tidak mudah, bahkan bagi keluarga hamba Tuhan sekalipun. Oleh karena itu, seminar ini dinilai sangat krusial untuk mengidentifikasi berbagai tantangan sosial zaman sekarang sekaligus merumuskan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan keluarga
Di akhir sambutannya, Walikota Ambon berharap kegiatan ini dapat mempererat sinergi antara gereja dan pemerintah dalam memelihara kerukunan antarumat beragama, merawat semangat toleransi, serta membangun persaudaraan di Kota Ambon.
“Semoga pelita terang keluarga gembala semakin bercahaya, sehingga melalui perbuatan-perbuatan baik yang dilakukan, nama Tuhan terus dimuliakan,” tutupnya.
Seluruh rangkaian acara pembukaan berjalan penuh khidmat, lancar, dan membawa sukacita serta keberkatan bagi seluruh peserta yang hadir.
