KUA-PPAS Disepakati, Bodewin Siapkan APBD 2027 untuk Percepat Digitalisasi dan Pembangunan Kota Ambon

AMBON, BeritaLaser. Pemerintah Kota Ambon mulai memantapkan arah kebijakan anggaran Tahun Anggaran 2027 dengan menempatkan percepatan transformasi digital dan pembangunan infrastruktur daerah sebagai salah satu fokus utama.
Arah kebijakan tersebut disampaikan Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Ambon, Selasa (18/8/2026). Rapat tersebut mengagendakan penyampaian rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027, sekaligus penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS APBD Kota Ambon 2027.
Dalam struktur pendapatan daerah, Pemerintah Kota Ambon menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp247,556 miliar. Penyusunan anggaran tersebut tetap mempertimbangkan sejumlah tantangan, di antaranya keterbatasan dana transfer ke daerah, kebutuhan penciptaan lapangan kerja, serta upaya penanganan kemiskinan.
Bodewin mengatakan, kesepakatan KUA-PPAS menjadi tahapan penting sebelum pemerintah melanjutkan proses penyusunan APBD 2027.
“Kita senang karena sudah dilakukan kesepakatan KUA-PPAS. Nanti kita lanjutkan dalam penyusunan RK dan penyampaian RAPBD kepada DPRD,” ujar Bodewin.
Ia mengakui proses penyusunan KUA-PPAS tahun ini mengalami sedikit keterlambatan. Namun, kondisi tersebut dinilai tidak menjadi hambatan berarti karena keterlambatan serupa juga terjadi di banyak daerah.
“Kita sudah berusaha untuk mengikuti mekanisme yang berlaku. Memang agak terlambat sedikit saja, tapi tidak masalah karena 90 persen daerah semua mengalami keterlambatan,” katanya.
Meski fokus kebijakan anggaran 2027 diarahkan pada digitalisasi dan percepatan pembangunan, Bodewin menegaskan 17 program prioritas Pemerintah Kota Ambon tetap menjadi pijakan utama selama pelaksanaan RPJMD.
Menurutnya, digitalisasi menjadi kebutuhan penting untuk menyesuaikan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik dengan perkembangan zaman. Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu membuat pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, efektif, dan efisien.
“Untuk anggaran tahun depan, yang menjadi prioritas adalah upaya kita untuk masuk dalam era digitalisasi. Tapi intinya, 17 program prioritas itu menjadi prioritas kita dalam seluruh tahun pelaksanaan RPJMD,” jelasnya.
Bodewin menambahkan, pemerintah juga akan mendorong percepatan pembangunan daerah agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara lebih optimal.
“Tahun depan kita lebih banyak ke akselerasi dan percepatan untuk digitalisasi dan pembangunan daerah karena kita menyesuaikan dengan perkembangan zaman hari ini,” tandasnya.
Ia berharap seluruh tahapan pembahasan hingga penetapan APBD Kota Ambon Tahun Anggaran 2027 dapat berjalan sesuai mekanisme dan jadwal yang telah ditetapkan. Dengan demikian, program-program prioritas yang telah dirancang dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Ambon.
