Bhayangkari Hadir di Kota Tual, Bawa 2.350 Paket Bantuan dan Layanan Kesehatan untuk Ribuan Warga

0

TUAL BeritaLaser. Kepedulian keluarga besar Polri kembali hadir di tengah masyarakat wilayah kepulauan. Melalui program Bhayangkari Peduli, Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo bersama rombongan menggelar rangkaian Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026 di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata perhatian Bhayangkari terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan dalam pemenuhan kebutuhan dasar, akses kesehatan maupun bantuan sosial.

Tidak hanya membagikan sembako, kegiatan juga menghadirkan pelayanan kesehatan gratis serta bantuan khusus bagi anak-anak, ibu hamil, penyandang disabilitas, lansia hingga masyarakat pesisir.

Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kehadiran Ketua Umum Bhayangkari di Kota Tual dan Maluku Tenggara memiliki arti penting dalam memperkuat kepedulian sosial keluarga besar Polri.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi bentuk pengabdian yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.

“Di wilayah kepulauan seperti Maluku, kehadiran pelayanan dan bantuan secara langsung tentu memiliki arti yang sangat penting bagi masyarakat,” ujar Kapolda.

Ia menegaskan, Polda Maluku bersama jajaran memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan aman, lancar dan memberikan manfaat nyata.

“Kami mendukung penuh kegiatan ini. Yang kita harapkan bukan hanya kegiatan berjalan aman dan lancar, tetapi setiap bantuan dan pelayanan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat. Inilah bentuk kehadiran Polri bersama seluruh keluarga besarnya untuk masyarakat,” tegasnya.

Dalam Bakti Sosial tersebut, sebanyak 2.350 paket sembako disalurkan kepada masyarakat di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.

Rinciannya, 1.000 paket disalurkan di Lapangan Lodar El, Kota Tual. Kemudian 800 paket untuk masyarakat Desa Tayando, 125 paket di Desa Tamedan dan 125 paket di Desa Labetawi.

Selain masyarakat, sebanyak 300 paket juga diperuntukkan bagi personel Polri dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

Paket bantuan berisi berbagai kebutuhan pokok, di antaranya beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, sarden kaleng, biskuit, mi instan, susu kental manis, teh celup, kopi bubuk dan kecap manis.

Perhatian khusus turut diberikan kepada kelompok rentan. Sebanyak 40 paket bantuan disiapkan untuk anak stunting dan 80 paket bagi ibu hamil. Bantuan tersebut berisi sejumlah kebutuhan pendukung pemenuhan gizi, seperti susu, kacang hijau, telur dan biskuit.

Sementara bagi peserta khitanan, Bhayangkari menyiapkan 45 paket sarung dan selimut.

Di bidang kesehatan, masyarakat juga mendapat akses pelayanan gratis yang meliputi pengobatan umum, pemeriksaan gigi, mata, THT, paru, kebidanan, pemeriksaan golongan darah hingga pelayanan khitanan.

Ketua Umum Bhayangkari bersama rombongan bahkan meninjau langsung sejumlah titik pelayanan kesehatan untuk memastikan seluruh layanan dapat berjalan optimal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan tersebut merupakan bentuk kepedulian yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan ini memperlihatkan bahwa kepedulian Bhayangkari hadir secara nyata di tengah masyarakat. Bantuan yang diberikan menyentuh kebutuhan dasar sekaligus aspek kesehatan, termasuk kelompok rentan seperti anak stunting dan ibu hamil,” kata Rositah.

Menurutnya, pelayanan kesehatan gratis menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut karena masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan dan pengobatan tanpa harus meninggalkan wilayah tempat tinggal mereka.

“Kegiatan ini kami harapkan menjadi ruang perjumpaan antara keluarga besar Polri dengan masyarakat. Bukan hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendengarkan kebutuhan masyarakat dan menghadirkan pelayanan yang benar-benar mereka perlukan,” ujarnya.

Kepedulian Bhayangkari juga menyasar penyandang disabilitas dan lansia. Bantuan yang diberikan berupa 12 kursi roda, enam tongkat ketiak, empat tongkat adaptif dan 300 kacamata baca.

Sementara untuk mendukung masyarakat pesisir, bantuan disalurkan kepada lima kelompok nelayan dalam bentuk jaring, coolbox, alat pancing dan pelampung.

Beragam bantuan tersebut menunjukkan bahwa program Bhayangkari Peduli tidak hanya berfokus pada bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan, perlindungan kelompok rentan serta dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Polda Maluku bersama Polres Tual dan Polres Maluku Tenggara turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk pengamanan dan koordinasi di lapangan.

Dari Kepulauan Kei, Bhayangkari membawa pesan bahwa kepedulian sosial tidak cukup hanya diwujudkan melalui kata-kata. Kepedulian harus hadir dalam bentuk pelayanan, bantuan dan tindakan nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *