Tempuh 7 Jam, PMI Kota Ambon Antar Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan ke Warga Patahue

SBB, BeritaLaser. Kepedulian terhadap warga terdampak konflik sosial di Desa Patahue, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), ditunjukkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Ambon dengan menempuh perjalanan sekitar tujuh jam untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan, Sabtu (19/9/2026).
Tim PMI Kota Ambon bertolak dari Ambon sejak pukul 04.00 WIT dan tiba di Desa Patahue sekitar pukul 11.00 WIT. Bantuan kemanusiaan tersebut diserahkan langsung Ketua PMI Kota Ambon, Drs. Edwin J. Pattikawa, kepada Pemerintah Desa Patahue.
Bantuan diterima Kepala Desa Patahue, Abdon Latue, bersama Ketua Majelis Jemaat, Markus Bukudjey. Penyerahan turut disaksikan Kepala Markas PMI Kota Ambon, Dr. G. Norman C. Pattikawa, S.H., M.H., jajaran relawan PMI serta warga yang berada di posko pengungsian.
Berdasarkan berita acara serah terima, bantuan yang dibawa PMI Kota Ambon terdiri dari 15 unit Family Kit, 35 unit Hygiene Kit, 10 unit Baby Kit, 7 dus mi instan, 40 sachet Energen Coklat, 30 sachet Energen Kacang Ijo, serta 5 pack biskuit Malkist Square Puff.
Selain bantuan tersebut, PMI juga menyalurkan pakaian layak pakai dari DPMF Hukum sebanyak tiga dus dan Remaja GBI ROCK Ambon sebanyak satu dus, serta sejumlah bantuan pangan lainnya.
Ketua PMI Kota Ambon, Edwin J. Pattikawa, mengatakan kehadiran PMI di Patahue merupakan bentuk komitmen kemanusiaan untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit.
“Kami datang untuk berbagi dan memberikan dukungan kepada masyarakat Patahue. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan menjadi bentuk kepedulian PMI di tengah kondisi yang sedang dihadapi,” ujar Edwin.
Tak hanya membawa bantuan kebutuhan dasar, tim PMI juga memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat terdampak.
Para relawan turut memberikan perhatian kepada anak-anak di posko pengungsian dengan mengajak mereka bermain bersama serta membagikan makanan ringan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan psikososial sederhana untuk membantu anak-anak melewati situasi sulit yang mereka alami.
PMI menilai pemenuhan kebutuhan warga terdampak tidak hanya menyangkut bantuan logistik, tetapi juga perhatian terhadap kesehatan fisik dan kondisi psikososial masyarakat, terutama anak-anak.
Ketua Majelis Jemaat Patahue, Markus Bukudjey, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PMI Kota Ambon yang datang langsung menemui masyarakat.
Menurutnya, kehadiran dan bantuan yang diberikan PMI memiliki arti penting bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Patahue, Abdon Latue.
“Kami atas nama Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Patahue menyampaikan terima kasih kepada PMI Kota Ambon yang telah hadir dan memberikan bantuan. Kepedulian ini sangat berarti bagi warga kami,” ujarnya.
Kehadiran PMI Kota Ambon di Desa Patahue menjadi bagian dari solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat terdampak. Tidak hanya melalui penyaluran bantuan, PMI juga menghadirkan pelayanan kesehatan dan dukungan psikososial sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi warga.
Langkah tersebut sekaligus menegaskan komitmen PMI Kota Ambon untuk terus hadir dan memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang tengah berada dalam situasi darurat dan sulit.
