18 Peserta Lolos Tes Psikologi Seleksi Bintara Polri 2027 di Polda Maluku

AMBON, BeritaLaser. Sebanyak 18 peserta dinyatakan memenuhi syarat (MS) dalam tes psikologi seleksi Sekolah Bintara Polri (SBP) Tahun Anggaran 2027 di Panda Polda Maluku. Dari total 30 peserta yang mengikuti tahapan tersebut, 12 orang lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).
Tes psikologi yang dilaksanakan Bagian Psikologi Biro SDM Polda Maluku berlangsung pada Rabu (14/10/2026), pukul 09.00 hingga 12.00 WIT, bertempat di Laboratorium Komputer SMP Negeri 19 Ambon.
Pelaksanaan tes dilakukan secara terhubung langsung dengan Biro Psikologi SSDM Polri di Mabes Polri. Tahapan ini menjadi bagian dari proses seleksi pendidikan yang bertujuan mengukur kemampuan psikologis serta kesiapan peserta dalam mengikuti pendidikan dan menjalankan tugas kepolisian.
Dari 30 peserta yang mengikuti seleksi, sebanyak 26 orang berasal dari Satbrimob Polda Maluku, tiga personel dari Ditpolairud Polda Maluku, dan satu personel dari Korpolairud Baharkam Polri.
Proses pelaksanaan tes turut ditinjau dan diawasi langsung oleh Kabag Psikologi Biro SDM Polda Maluku bersama Kasubbag Psipol Bagian Psikologi Biro SDM Polda Maluku. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan tahapan seleksi berjalan sesuai prosedur dan mekanisme yang telah ditetapkan.
Dalam tes tersebut, peserta menjalani penilaian terhadap tiga aspek utama, yakni kecerdasan, kepribadian, dan sikap kerja. Ketiga aspek tersebut menjadi indikator untuk mengetahui kemampuan, karakter, serta kesiapan peserta dalam menghadapi tuntutan pendidikan dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.
Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol. Dicky Irawan Kesuma, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa seleksi pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polri.
Menurutnya, setiap tahapan seleksi harus dilaksanakan secara profesional, objektif, dan terukur dengan berpedoman pada standar penilaian yang berlaku.
“Seleksi pendidikan harus dilaksanakan secara objektif, terukur, dan sesuai ketentuan. Tes psikologi menjadi salah satu instrumen untuk menilai aspek kecerdasan, kepribadian, dan sikap kerja peserta sehingga proses pengembangan personel dapat berjalan sesuai standar yang berlaku,” ujar Dicky.
Ia menjelaskan, hasil setiap tahapan seleksi menjadi dasar untuk menentukan peserta yang memenuhi persyaratan. Dengan proses yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, pembinaan personel diharapkan mampu menghasilkan anggota Polri yang profesional, berintegritas, serta memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.
Senada dengan itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi secara profesional merupakan bentuk komitmen Polri dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
“Polda Maluku berkomitmen memastikan setiap tahapan seleksi dilaksanakan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil tes ditentukan berdasarkan kriteria penilaian yang berlaku, bukan berdasarkan pertimbangan di luar mekanisme seleksi,” tegas Rositah.
Ia juga mengimbau seluruh peserta agar menerima hasil seleksi dengan sikap dewasa dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan diri. Kesiapan kompetensi, integritas, disiplin, dan tanggung jawab, lanjutnya, merupakan aspek penting dalam pembinaan personel Polri.
Seluruh rangkaian tes psikologi seleksi SBP Tahun Anggaran 2027 di Panda Polda Maluku berlangsung lancar hingga selesai.
Melalui proses seleksi yang berpedoman pada mekanisme dan standar penilaian, Polda Maluku terus berupaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri guna memenuhi kebutuhan organisasi akan personel yang kompeten, berkarakter, dan memiliki kesiapan psikologis dalam menjalankan tugas.
