Biro SDM Polda Maluku Genjot Digitalisasi, Administrasi Kenaikan Pangkat Polri Didorong Lebih Cepat dan Akurat

AMBON BeritaLaser. Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Maluku terus mendorong modernisasi tata kelola kepegawaian melalui peningkatan kemampuan personel dalam mengoperasikan aplikasi E-UKP ASN Polri. Langkah ini dilakukan untuk mewujudkan proses administrasi kenaikan pangkat yang lebih tertib, akurat, profesional, dan tepat waktu.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan Aplikasi E-UKP ASN Polri yang melibatkan Kasubbag Renmin, Kabag SDM, serta operator satuan kerja dan Polres jajaran. Kegiatan berlangsung di Rupatama Basudara Manise Polda Maluku, Kamis (22/10/2026), mulai pukul 08.30 WIT.
Bimtek dibuka oleh Kabag Dalpers Biro SDM Polda Maluku, AKBP Tommy Bambang Souisa, S.I.K., yang membacakan sambutan Karo SDM Polda Maluku karena berhalangan hadir akibat tugas kedinasan di Jakarta.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Provinsi Maluku, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Maluku, Kabag Psikologi, Kabag Watpers Biro SDM Polda Maluku, serta para peserta dari satuan kerja dan Polres jajaran.
Dalam sambutan Karo SDM, ditegaskan bahwa administrasi kenaikan pangkat merupakan bagian penting dari pembinaan karier dan bentuk penghargaan institusi kepada personel Polri maupun ASN Polri yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan.
Karena itu, setiap tahapan pengusulan harus dilakukan secara teliti, sistematis, dan sesuai prosedur. Penggunaan aplikasi berbasis elektronik diharapkan mampu meningkatkan akurasi data, mempercepat proses administrasi, sekaligus mengurangi potensi kesalahan yang dapat menghambat pengusulan kenaikan pangkat.
AKBP Tommy Bambang Souisa menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti setiap materi yang diberikan, terutama terkait pengoperasian aplikasi dan penyelesaian kendala teknis yang kerap muncul dalam pengelolaan administrasi kepegawaian.
Ia menyampaikan pesan Karo SDM agar seluruh peserta aktif bertanya dan memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperdalam pemahaman terhadap sistem yang digunakan.
Para Kasubbag Renmin dan operator, menurutnya, memiliki peran strategis dalam memastikan setiap dokumen dan data usulan kenaikan pangkat diproses secara benar. Ketelitian dalam menjalankan tugas menjadi faktor penting untuk mencegah keterlambatan akibat kesalahan administrasi maupun kendala teknis.
Selain meningkatkan keterampilan penggunaan aplikasi, Bimtek ini juga diarahkan untuk menyamakan persepsi para pengelola administrasi SDM mengenai prosedur pengusulan, penginputan data, serta mekanisme penanganan berbagai kendala sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan pemahaman dan kompetensi yang semakin baik, setiap satuan kerja diharapkan mampu memberikan pelayanan administrasi kepegawaian yang lebih efektif, responsif, dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi digital harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mengoperasikannya.
Menurutnya, digitalisasi administrasi bukan sekadar perubahan sistem kerja, tetapi juga bagian dari upaya membangun organisasi Polri yang modern, adaptif, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada personel.
“Digitalisasi administrasi kepegawaian harus diikuti peningkatan kompetensi personel yang mengelolanya. Melalui Bimtek ini, diharapkan para pengelola administrasi di seluruh satuan kerja semakin memahami penggunaan aplikasi E-UKP ASN Polri, sehingga proses administrasi dapat berjalan lebih tertib, akurat, transparan, dan tepat waktu sesuai ketentuan,” ujar Rositah.
Ia menambahkan, tertib administrasi mencerminkan profesionalisme organisasi. Karena itu, setiap personel yang bertanggung jawab dalam pengelolaan kepegawaian dituntut bekerja secara disiplin, cermat, serta sigap menindaklanjuti kebutuhan dan kendala di satuan kerja masing-masing.
Melalui Bimtek tersebut, Biro SDM Polda Maluku berharap kemampuan teknis para operator semakin meningkat, kesalahan administrasi dapat diminimalkan, dan proses pengusulan kenaikan pangkat berjalan lebih terencana sesuai persyaratan yang berlaku.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polda Maluku dalam memperkuat transformasi digital di bidang sumber daya manusia, guna mewujudkan tata kelola administrasi kepegawaian yang modern, profesional, efektif, dan akuntabel.
