Parentah Pulang Jilid II, Bodewin Berpesan Jangan Sekadar Pulang, Bawalah Kontribusi untuk Bangun Negeri

0

AMBON, BeritaLaser. Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mendorong kegiatan Sion Huaresi Parentah Pulang Jilid II tidak sekadar menjadi ajang berkumpul dan melestarikan tradisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat persaudaraan serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan negeri asal.

Pesan tersebut disampaikan Bodewin dalam sambutannya pada kegiatan Sion Huaresi Parentah Pulang Jilid II, Sabtu (24/10/2026), yang bertempat di Pattimura Park, Ambon.

Menurut Bodewin, tradisi parentah pulang merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat adat di Kota Ambon yang perlu terus dijaga dan dilestarikan. Tradisi ini menjadi pengingat bahwa kehidupan masyarakat saat ini tidak terlepas dari warisan nilai-nilai luhur yang telah ditanamkan para leluhur.

Ia mengatakan, kegiatan seperti ini memiliki makna penting dalam memupuk rasa persatuan, persaudaraan, dan kekeluargaan di antara masyarakat, baik yang masih menetap di negeri asal maupun mereka yang telah merantau ke berbagai daerah, bahkan ke luar negeri.

Bodewin menjelaskan, perjalanan hidup membuat banyak orang harus meninggalkan negeri asal untuk mencari pekerjaan, meningkatkan pendidikan, dan membangun kehidupan yang lebih baik di tempat lain. Namun, keberhasilan yang diperoleh di tanah rantau hendaknya tidak membuat mereka melupakan negeri asal.

Sebaliknya, pengalaman, pengetahuan, kemampuan, dan keberhasilan yang diperoleh selama merantau diharapkan dapat dibawa kembali untuk membantu memajukan negeri.

“Peningkatan-peningkatan yang diperoleh di tanah rantau itulah yang mesti dibawa masuk ke negeri asal, lalu saling membantu dan menopang untuk membangun negeri supaya menjadi lebih baik,” demikian pesan Bodewin.

Ia berharap, pelaksanaan Parentah Pulang tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seni dan budaya atau sekadar kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga dan kerabat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dan meninggalkan sesuatu yang bernilai bagi generasi berikutnya.

Karena itu, Bodewin meminta panitia pelaksana bersama para pemangku kepentingan untuk merancang kegiatan secara lebih terarah, termasuk menentukan bentuk kontribusi nyata yang dapat diberikan kepada negeri.

Menurutnya, kontribusi tersebut tidak harus selalu berupa bantuan materi. Warga yang memiliki keahlian di bidang kesehatan dapat memberikan pelayanan pengobatan, mereka yang menguasai teknologi dapat membantu mendorong kemajuan negeri, sedangkan warga yang memiliki kemampuan di bidang sosial dapat mengambil bagian dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Dengan demikian, kegiatan Parentah Pulang dapat menjadi sarana untuk menghimpun potensi anak negeri yang berada di berbagai daerah demi mendukung pembangunan di kampung halaman.

Bodewin juga mengingatkan bahwa pembangunan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, penyusunan kebijakan, atau pelaksanaan program pemerintah. Pembangunan juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, termasuk keterlibatan warga perantauan yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan negeri asalnya.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyoroti dampak ekonomi dari penyelenggaraan kegiatan masyarakat. Menurutnya, berbagai kegiatan yang berlangsung di Kota Ambon dapat membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk serta meningkatkan pendapatan.

Ia menyebutkan, terdapat sekitar 70 kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM di Kota Ambon sepanjang tahun 2026 hingga Oktober. Kegiatan-kegiatan tersebut dinilai turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Karena itu, Bodewin mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi juga memanfaatkan kesempatan tersebut dengan berbelanja dan mendukung usaha masyarakat setempat.

Ia menegaskan, meskipun dukungan pemerintah dalam suatu kegiatan mungkin terbatas, dampak ekonomi yang dihasilkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat apabila seluruh pihak ikut berpartisipasi.

Menutup sambutannya, Bodewin menyampaikan apresiasi kepada ketua dan seluruh panitia pelaksana yang telah menyelenggarakan kegiatan Sion Huaresi Parentah Pulang Jilid II.

Ia berharap tradisi tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga nilai-nilai persaudaraan, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap negeri tetap hidup dan diwariskan kepada anak cucu pada masa mendatang.

Bodewin mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari sejarah yang baik dengan melakukan hal-hal positif bagi negeri dan masyarakat.

Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk meninggalkan jejak yang bermanfaat, bukan hanya bagi generasi saat ini, tetapi juga bagi generasi yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *