Pejabat Ohoi Fiditan Serukan Persatuan Warga, Polda Maluku: Keamanan Desa Berawal dari Kebersamaan

0

AMBON BeritaLaser. Semangat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus digaungkan hingga ke tingkat desa. Pemerintah Ohoi (Desa) Fiditan, Kabupaten Maluku Tenggara, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan dan meningkatkan kepedulian bersama demi menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.

Ajakan tersebut disampaikan Pejabat Ohoi Fiditan, Sayuti Raharusun, pada Rabu (22/7/2026), sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam membangun kesadaran bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama sekaligus fondasi utama bagi kelancaran aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah.

Menurut Sayuti, menjaga stabilitas keamanan tidak hanya menjadi tugas aparat kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh warga.

“Keamanan desa adalah tanggung jawab kita bersama. Saya mengajak seluruh masyarakat Ohoi Fiditan untuk terus menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, menghindari tindakan yang dapat memicu konflik, serta tidak mudah percaya ataupun terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Dengan kebersamaan, kita dapat menjaga desa tetap aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.

Ia juga mengajak tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, Badan Saniri Ohoi (BSO), serta seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga keharmonisan sosial.

Sayuti menegaskan, setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat hendaknya diselesaikan melalui musyawarah dan dialog dengan melibatkan pihak terkait, sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

Seruan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang menilai kebersamaan dan kepedulian merupakan kunci menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Situasi yang kondusif diyakini akan mendorong aktivitas sosial, ekonomi, dan pembangunan berjalan lebih baik.

Apresiasi juga datang dari Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K. Menurutnya, langkah Pemerintah Ohoi Fiditan mencerminkan implementasi nyata konsep community policing yang mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan.

“Polda Maluku mengapresiasi Pemerintah Ohoi Fiditan yang terus mengajak masyarakat menjaga persatuan serta mengedepankan budaya musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan. Kamtibmas yang kondusif hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian dan berpartisipasi aktif menjaga lingkungannya. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga toleransi, bijak menyaring informasi, tidak mudah terprovokasi, serta segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani secara cepat dan tepat,” ujar Rositah.

Polda Maluku menilai inisiatif tersebut menjadi contoh bahwa penguatan keamanan dapat dimulai dari tingkat desa melalui semangat persatuan, gotong royong, dan komunikasi yang baik antarelemen masyarakat.

Dengan sinergi yang terus terpelihara antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan aparat keamanan, diharapkan situasi Kamtibmas di Ohoi Fiditan maupun di seluruh wilayah Maluku tetap aman dan kondusif, sehingga mampu mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkokoh stabilitas keamanan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *