“Bergerak Bersama par Ambon, Maluku, deng Indonesia Pung Bae”, Walikota Gelar Doa Bersama Sambut HUT Ambon ke-451

0

AMBON, BeritaLaser. Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon ke-451, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar “Doa Bersama Untuk Ambon” sebagai momentum memperkuat rasa syukur sekaligus memohon penyertaan Tuhan bagi pembangunan dan masa depan Kota Ambon.

Kegiatan yang berlangsung Kamis (4/9/2025) tersebut digelar di dua tempat berbeda. ASN beragama Kristen dan Katolik mengikuti doa bersama di Gedung Gereja Maranatha, sementara ASN beragama Islam melaksanakan kegiatan serupa di Islamic Center Ambon.

Di Gedung Gereja Maranatha, kegiatan dibuka langsung oleh Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, didampingi Ketua TP-PKK Kota Ambon Lisa M. Wattimena, Plt. Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sartje Sapulette.

Dalam sambutannya, Wattimena mengatakan, perayaan HUT Kota Ambon tahun ini mengusung tema “Bergerak Bersama par Ambon, Maluku, deng Indonesia Pung Bae.”

Menurutnya, tema tersebut mencerminkan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam membangun kota.Ia menegaskan, pembangunan Kota Ambon tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan keterlibatan dan kontribusi seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan kemajuan bersama.

“Tema ini menggambarkan bahwa tidak ada satu pun elemen di kota ini yang merasa bekerja sendiri atau merasa berjasa sendiri. Kita semua memiliki kemampuan untuk bergerak bersama,” ujar Wattimena.

Ia berharap, pelaksanaan doa bersama dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus mengedepankan semangat gotong royong serta bekerja bersama pemerintah dalam membangun Kota Ambon agar semakin baik ke depan.

“Semoga doa yang dinaikkan saat ini secara kristiani dan nanti siang secara Islami di Islamic Center mampu menggugah hati kita semua sebagai orang-orang Ambon untuk mewujudkan visi Kota Ambon Manise yang inklusif, toleran dan berkelanjutan,” harapnya.

Sementara itu, dalam khotbahnya yang bersumber dari Roma 12:1-8, Pendeta M. Takaria mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkot Ambon untuk menjadikan kehidupan dan pekerjaan sebagai bentuk persembahan kepada Tuhan melalui perbuatan-perbuatan yang baik.

Menurutnya, doa harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Dengan melakukan kebaikan dan memberikan kontribusi positif bagi kota, masyarakat turut mengambil bagian dalam menghadirkan perubahan.

“Dengan melakukan hal-hal yang baik dan berdoa bagi Ambon, kita meyakini hanya Tuhan yang dapat menggerakkan, memampukan dan memberdayakan kita untuk meraih kemajuan besar serta mengalami perubahan-perubahan positif di Kota Ambon,” ungkap Takaria.

Ia juga menekankan bahwa kemajuan sebuah daerah membutuhkan kerja sama dan solidaritas. Hal tersebut, kata dia, dapat diibaratkan seperti satu tubuh yang memiliki banyak anggota dengan fungsi yang berbeda-beda, namun saling melengkapi.

“Dalam bahasa sehari-hari, ini adalah semangat gotong royong dan bekerja sama. Kita membutuhkan solidaritas untuk membangun kota ini secara bersama-sama. Karena itu, bergeraklah dengan apa yang kita miliki, sebab semuanya merupakan karunia Tuhan,” tandasnya.

Sementara itu, Doa Bersama Untuk Ambon yang berlangsung di Islamic Center diisi dengan tausiyah oleh Kepala Kantor Kementerian Agama RI Kota Ambon, H. R. A. Fachrurrazy Hasannusi.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Ambon menegaskan bahwa perayaan HUT Kota bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, toleransi, gotong royong, serta komitmen bersama dalam membangun Ambon yang lebih maju dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *