Api Mengamuk di Batu Merah Ambon, Puluhan Bangunan Terbakar, Beberapa Petugas dan Warga Terluka

AMBON BeritaLaser. Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di RT 003/RW 001, Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (28/8/2026) pagi. Kobaran api menghanguskan sedikitnya tujuh unit rumah dan toko serta 20 pintu kamar kos milik Ibu Umi Warda.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 09.45 WIT. Berdasarkan informasi yang dihimpun, api diduga bermula dari kediaman Ibu Nur saat anaknya sedang memasak. Kompor yang tiba-tiba terjatuh kemudian menyambar bagian bangunan hingga api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan indekos milik Ibu Umi Warda serta sejumlah rumah di sekitarnya.
Kondisi permukiman yang padat membuat api dengan cepat menjalar. Kepulan asap hitam pekat membubung tinggi dari tengah kawasan permukiman, sementara warga berhamburan menyelamatkan diri dan mengamankan barang-barang berharga dari rumah yang berada di sekitar lokasi.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon mengerahkan kekuatan penuh untuk menangani kebakaran tersebut. Sebanyak 62 personel dari Peleton A, dengan dukungan personel Peleton B dan C, diterjunkan ke lokasi.Petugas juga mengerahkan lima unit mobil pemadam dari Pos Mako, satu unit dari Pos Passo, serta dua unit armada milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Proses pemadaman berlangsung cukup berat. Petugas harus berjibaku di tengah kobaran api dan kepadatan bangunan. Bahkan, akses menuju titik kebakaran sempat terkendala kemacetan akibat kepanikan dan aktivitas warga di sekitar lokasi.
Dalam proses penanganan kebakaran tersebut, lima personel pemadam kebakaran dilaporkan harus mendapat penanganan medis di rumah sakit akibat mengalami luka-luka saat bertugas. Selain petugas, sejumlah warga sipil juga dilaporkan menjadi korban dalam musibah tersebut.
Warga sekitar turut membantu petugas dengan peralatan seadanya. Sebagian berupaya memadamkan api, sementara lainnya sibuk mengevakuasi barang-barang dari rumah yang berada di sekitar lokasi untuk mencegah kerugian yang lebih besar.
Setelah berjibaku selama lebih dari enam jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api. Situasi dinyatakan aman sekitar pukul 16.00 WIT, setelah proses pemadaman dan pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi kembali menyala.
Seluruh armada kemudian ditarik kembali ke Mako Damkar setelah kondisi di lokasi dinyatakan terkendali.
Hingga saat ini, jumlah pasti kerugian material akibat kebakaran tersebut belum diketahui secara rinci. Petugas dan pihak terkait masih melakukan pendataan terhadap bangunan serta barang-barang warga yang terdampak.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah, terutama saat menggunakan kompor dan peralatan yang berhubungan dengan api.
Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi:
– Call Center Kota Ambon: 112
– Pos Damkar Ambon: (0911) 351113
– Pos Damkar Passo: (0911) 361113
– Pos Damkar Hative Besar: (0911) 3670113
