Polda Maluku Perkuat Kesiapsiagaan Personel, Disiplin dan Latihan PLB Jadi Atensi

0

 

AMBON, BeeitaLaser. Polda Maluku memperkuat kesiapsiagaan personel melalui evaluasi disiplin waktu, percepatan pelaporan, dan persiapan latihan Panggilan Luar Biasa (PLB) dalam program *Power On Hand* (POH) Kapolda Maluku. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan personel siap bergerak, memahami rantai komando, dan melaksanakan tugas secara cepat serta terkoordinasi.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Maluku, Kombes Pol. Monang Marudu Zonir Simanjuntak, S.I.K., M.M., saat memimpin apel POH Kapolda Maluku di Lapangan Apel Letkol Purn Chr. Tahapary, Tantui, Ambon, Selasa (27/10/2026). Apel diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku serta personel yang namanya tercantum dalam surat perintah (Sprin) POH Kapolda Maluku.

Dalam arahannya, Karo Ops menyoroti kedisiplinan waktu dan ketertiban mekanisme pengecekan personel. Ia meminta setiap unsur komando memastikan kehadiran anggota tepat waktu serta menyiapkan pejabat pengganti apabila komandan yang bersangkutan berhalangan hadir.

“Hasil evaluasi apel pagi hari ini masih ada keterlambatan. Tolong ke depan kedisiplinan waktu ini semakin ditingkatkan. Jika komandan batalion berhalangan hadir, perwira senior di jajaran tersebut, baik Pamen maupun Pama, harus langsung mengambil alih agar pelaksanaan pengecekan bisa berjalan cepat,” ujar Monang.

Ia juga menekankan pentingnya ketepatan waktu bagi seluruh unsur staf dan fungsi pengawasan. Personel diharapkan sudah berada di lokasi pada pukul 07.45 WIT sehingga pada pukul 08.00 WIT proses apel dan pengecekan akhir dapat diselesaikan serta dilaporkan kepada pimpinan apel.

Propam diminta menjalankan fungsi pengawasan secara aktif untuk memastikan seluruh tahapan pengecekan berlangsung tertib, termasuk memastikan personel tidak meninggalkan kegiatan sebelum laporan akhir disampaikan.

“Kita memiliki banyak agenda dan tanggung jawab tugas ke depan, baik secara personel maupun unsur pimpinan. Karena itu, kecepatan waktu, ketepatan, dan kesiapan apel harus terus ditingkatkan,” tambahnya.

Selain disiplin personel, Karo Ops memberikan perhatian pada tertib administrasi dan percepatan distribusi surat perintah. Ia meminta unsur terkait di Roops menyampaikan Sprin lebih awal kepada Kabag Renmin atau Kasubbag Renmin pada masing-masing satuan kerja agar informasi penugasan dapat segera diteruskan kepada personel yang bersangkutan.

Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan, Polda Maluku juga merencanakan latihan bersama yang melibatkan Direktorat Samapta, Satuan Brimob, dan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku. Materi awal yang direncanakan menjadi fokus latihan adalah Panggilan Luar Biasa (PLB).

Latihan tersebut diarahkan untuk memastikan setiap personel memahami mekanisme panggilan, pembagian kekuatan, serta struktur kompi dan batalion sesuai penugasan. Pelaksanaannya dapat dilakukan di lapangan maupun dari ruangan satuan kerja, menyesuaikan instruksi Kapolda Maluku.

“Pelatihan PLB ini ke depan bisa kita laksanakan di lapangan maupun langsung dari ruangan satker masing-masing sesuai instruksi Bapak Kapolda. Mulai dari Danru, Danton, hingga Danyon, pastikan anggota memahami pembagian kompi dan batalionnya. Kemampuan dasar PLB ini sudah kita miliki, tinggal pelaksanaannya yang harus terus diasah agar semakin sigap dan profesional,” tegas Monang.

Kabidhumas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menjelaskan bahwa apel POH dan persiapan latihan PLB merupakan bagian dari penguatan kesiapan internal agar pelaksanaan tugas kepolisian berjalan lebih terukur, responsif, dan terkoordinasi.

“Disiplin waktu, kejelasan rantai komando, dan kecepatan pelaporan merupakan unsur penting dalam membangun kesiapsiagaan personel. Melalui program *Power On Hand*, setiap personel diharapkan memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga dapat merespons arahan pimpinan secara tepat dan terkoordinasi,” ujar Rositah.

Ia menambahkan, kesiapan personel tidak hanya diukur dari kehadiran dalam apel, tetapi juga dari kemampuan menjalankan prosedur, memahami penugasan, dan bekerja sama dalam satu kesatuan komando.

“Penguatan kesiapsiagaan harus bermuara pada pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional dan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. Karena itu, disiplin, soliditas, dan tanggung jawab harus menjadi komitmen bersama,” tambahnya.

Rangkaian apel POH Kapolda Maluku ditutup dengan menyanyikan Mars Polri oleh seluruh personel yang hadir sebagai bagian dari peneguhan semangat kebersamaan dan pelaksanaan tugas.

Melalui evaluasi disiplin dan persiapan latihan PLB, Polda Maluku terus mendorong kesiapan personel agar mampu menjalankan tugas secara sigap, profesional, dan bertanggung jawab sesuai kebutuhan operasional kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *