Spanyol Hentikan Langkah Prancis, Lolos ke Final Piala Dunia 2026, Euforia Masyarakat Kota Ambon Begitu Meriah
AMBON BeritaLaser. Timnas Spanyol memastikan satu tempat di final Piala Dunia FIFA 2026 setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-0 pada laga semifinal yang berlangsung di Dallas Stadium, Arlington, Amerika Serikat.
Spanyol tampil disiplin sejak awal pertandingan dan berhasil membuka keunggulan melalui eksekusi penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22. Gol tersebut lahir setelah Lamine Yamal dilanggar di dalam kotak penalti.
Memasuki babak kedua, Spanyol menggandakan keunggulan lewat Pedro Porro pada menit ke-58 setelah memanfaatkan kerja sama apik dengan Dani Olmo. Meski Prancis berusaha bangkit melalui sejumlah peluang yang dipimpin Kylian Mbappé, rapatnya pertahanan Spanyol dan penampilan gemilang kiper Unai Simón membuat gawang La Roja tetap aman hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini membawa Spanyol melaju ke partai final Piala Dunia 2026. Sementara itu, Prancis harus mengubur impian tampil di final ketiga secara beruntun dan akan memainkan laga perebutan tempat ketiga. Di final nanti, Spanyol akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Argentina dan Inggris.
Sementara itu demam Bola di Kota Manise, Pawai Bendera dan Klakson Sahut-menyahut Rayakan Kemenangan Spanyol atas Prancis. Riuh rendah suara trompet, tiupan vuvuzela, dan deru mesin motor memecah kesunyian malam di Kota Ambon. Euforia luar biasa melanda para pencinta sepak bola di Ibu Kota Provinsi Maluku ini sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga sengit antara Prancis melawan Spanyol.
Pertandingan kelas berat yang baru saja usai tersebut sukses menyedot perhatian ribuan warga Ambon. Titik-titik nonton bareng (nobar) yang tersebar di berbagai sudut kota—mulai dari kawasan Tapal Kuda, Lapangan Merdeka, hingga kedai-kedai kopi di pinggiran jalan Poka—penuh sesak oleh lautan manusia berpakaian jersi kedua tim.
Konvoi Spontan “La Roja” ramaikan jalanan
Begitu Spanyol dipastikan mengunci kemenangan, para pendukung La Roja langsung tumpah ruah ke jalanan utama kota. Dengan mengibarkan bendera merah-kuning khas Spanyol berukuran raksasa, mereka melakukan konvoi tertib namun sangat meriah. Jalur-jalur protokol seperti Jalan Pattimura dan Jalan
Ay Patty mendadak berubah menjadi parade warna-warni.
Menariknya, rivalitas hanya terjadi di atas lapangan hijau. Usai laga, para pendukung Prancis (Les Bleus) dengan berjiwa besar tampak bersalaman dan memberikan selamat kepada rekan-rekan mereka yang merayakan kemenangan.
Ambon: Kota yang Bernapas dengan Sepak Bola
Bagi masyarakat Ambon, sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari kultur dan identitas. Setiap kali ada turnamen besar dunia atau laga big match Eropa seperti ini, atmosfer kota selalu berubah drastis.
Meskipun malam semakin larut menuju pagi, sisa-sisa kegembiraan masih terasa di beberapa sudut jalanan Kota Manise. Laga malam ini sekali lagi membuktikan bahwa sepak bola selalu punya cara magis untuk menyatukan masyarakat Ambon dalam pesta olahraga yang penuh kedamaian dan kegembiraan.
