Kapolda dan Kakanwil Imigrasi Satukan Kekuatan, Perbatasan hingga Blok Masela Jadi Fokus Pengamanan

AMBON BeritaLaser. Kepolisian Daerah (Polda) Maluku dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku mempertegas komitmen memperkuat pengawasan keamanan di wilayah kepulauan dan perbatasan Indonesia bagian timur. Langkah tersebut diwujudkan melalui pertemuan silaturahmi antara Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku, Gindo Ginting, S.H., M.H., di Ruang Tamu Kapolda Maluku, Senin (27/7).
Pertemuan yang berlangsung hangat itu menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, mulai dari pengawasan lalu lintas orang asing, pencegahan penyelundupan lintas negara, hingga mendukung pengamanan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Blok Masela.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda didampingi sejumlah pejabat utama Polda Maluku, di antaranya Direktur Intelkam Kombes Pol. Darmawan Dwiharyanto, S.I.K., Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Pol. Budi Priyanto, S.I.K., Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol. Indera Gunawan, S.I.K., Kabidkum Kombes Pol. Aris Bachtiar, S.H., S.I.K., M.Si., Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Maluku, serta Kaur Penum Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku. Sementara Kakanwil Imigrasi Maluku hadir bersama Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal, Jose Rizal.
Kapolda Maluku menegaskan bahwa posisi strategis Maluku sebagai daerah perbatasan menuntut adanya kerja sama yang semakin erat antara Polri dan Imigrasi. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam mengantisipasi berbagai ancaman, seperti masuknya warga negara asing secara ilegal, penyelundupan barang, tindak pidana lintas negara, hingga kejahatan transnasional lainnya.
“Kami berharap sinergi yang telah terjalin selama ini terus diperkuat sehingga pengawasan terhadap lalu lintas orang maupun barang dari negara tetangga dapat berjalan lebih efektif. Polda Maluku siap mendukung tugas-tugas Imigrasi melalui koordinasi yang cepat dan langkah terpadu demi menjaga keamanan wilayah Maluku sebagai gerbang timur Indonesia,” ujar Kapolda.
Ia juga memastikan Polda Maluku akan terus membuka ruang koordinasi apabila ditemukan berbagai persoalan di lapangan agar setiap permasalahan dapat ditangani secara cepat dan sesuai ketentuan hukum.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku, Gindo Ginting, menjelaskan bahwa kunjungannya selain sebagai ajang silaturahmi juga menjadi kesempatan memperkenalkan diri sebagai pimpinan baru di lingkungan Imigrasi Maluku.
Gindo menegaskan komitmennya untuk mempererat kerja sama dengan seluruh unsur Forkopimda, khususnya Polda Maluku, dalam memperkuat pengawasan keimigrasian di seluruh wilayah Provinsi Maluku.
Ia mengungkapkan, pihaknya juga tengah menyiapkan penguatan pengawasan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang menjadi lokasi pengembangan PSN LNG Abadi Blok Masela. Kehadiran personel Imigrasi di kawasan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran investasi sekaligus memastikan seluruh aktivitas orang asing berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Selain itu, Gindo menyebut jaringan kerja Imigrasi kini telah menjangkau seluruh 11 kabupaten/kota di Maluku. Kondisi tersebut memungkinkan setiap informasi terkait keberadaan orang asing maupun dugaan pelanggaran keimigrasian dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi.
Di sisi lain, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menilai pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi antarlembaga menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di kawasan timur Indonesia.
Menurutnya, sinergi Polri dan Imigrasi sangat penting mengingat Maluku memiliki banyak jalur masuk melalui laut dan berbatasan dengan sejumlah negara.
“Kolaborasi yang semakin kuat akan membuat pengawasan terhadap lalu lintas orang dan barang menjadi lebih efektif. Hal ini juga akan mendukung terciptanya iklim investasi yang aman, sekaligus memperkuat upaya pencegahan berbagai kejahatan transnasional seperti penyelundupan, perdagangan orang, peredaran narkotika, dan pelanggaran keimigrasian,” ujar Rositah.
Silaturahmi tersebut ditutup dengan pertukaran cendera mata dan foto bersama sebagai simbol komitmen mempererat kemitraan antara Polda Maluku dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku dalam menjaga keamanan, kedaulatan, serta mendukung pembangunan dan investasi strategis di Provinsi Maluku.
