Gelaran Drag Race dan Drag Bike Kota Ambon Kembali Hadir Setelah 11 Tahun, Dorong Potensi Otomotif dan UMKM Lokal
AMBON BeritaLaser. Setelah dinantikan selama 11 tahun, gelaran balap bergengsi Drag Race dan Drag Bike akhirnya kembali diselenggarakan di Kota Ambon. Kegiatan ini menjadi momentum besar dan kebanggaan tersendiri, khususnya bagi pihak IMI Kota Ambon serta Ekano Racing Family selaku penyelenggara.
Pemerintah Kota Ambon bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Ambon memberikan apresiasi yang tinggi terhadap konsistensi Ikatan Motor Indonesia (IMI) dalam mewadahi bakat otomotif generasi muda. Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Ambon sekaligus Ketua Umum KONI Kota Ambon saat membuka secara resmi kejuaraan balap bertajuk Ekano Family Racing Drag Bike dan Drag Race 2026 di Sirkuit Non-Permanen Transit Passo.
Dalam sambutannya, Bodewin menegaskan komitmen pemerintah dan KONI untuk terus mendukung penuh seluruh cabang olahraga di Kota Ambon. Saat ini, pihak Pemkot tengah bersiap menghadapi Pekan Olahraga Kota (Porkot) yang direncanakan bergulir pada November mendatang. Ajang tersebut dipersiapkan sebagai wadah seleksi bagi atlet-atlet Kota Ambon menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku tahun 2027.
“Bagi Pemerintah Kota dan KONI Ambon, dunia otomotif memiliki peluang yang sangat luar biasa karena antusiasme pelakunya sangat besar,” ujar Bodewin.
Melihat besarnya potensi tersebut, Pemkot Ambon bersama dengan IMI dan DPRD Kota Ambon saat ini tengah berupaya maksimal untuk merealisasikan pembangunan sirkuit permanen. Ia menegaskan bahwa rencana ini bukan sekadar wacana, melainkan sebuah target nyata yang diupayakan di tengah keterbatasan anggaran yang ada. Sebagai langkah awal, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah alternatif untuk memulai proyek tersebut.
Selain sebagai wadah penyaluran bakat, event otomotif seperti drag bike dan drag race serta rencana kegiatan reli wisata menjelang HUT Kota Ambon diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata. Ajang atraksi seperti ini dinilai efektif untuk memperkenalkan Kota Ambon ke dunia luar sekaligus merangsang kunjungan wisatawan.
Di akhir sambutan, Wali Kota Ambon mengingatkan seluruh peserta dan panitia untuk selalu menaati aturan perlombaan demi menjaga keselamatan, mengingat risiko tinggi yang ada pada olahraga otomotif. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian, khususnya Kasat Lantas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, yang telah mendukung kelancaran dan keamanan jalannya turnamen ini.
Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far-Far selaku Ketua IMI Kota Ambon dalam wawancaranya mengatakan acara resmi yang difasilitasi ini diharapkan dapat menjadi wadah positif bagi penyaluran bakat dan minat para pelaku otomotif. Tidak hanya bagi pencinta otomotif di Kota Ambon dan Provinsi Maluku, ajang ini juga ditargetkan mampu menjadi magnet daya tarik bagi para pencinta otomotif dari luar daerah Maluku.
Terselenggaranya acara ini tidak terlepas dari berbagai dukungan, terutama dari Pemerintah Kota Ambon. Dalam ajang Ekano Drag Race dan Drag Bike ini, para pembalap akan memperebutkan sejumlah piala juara umum yang sangat bergengsi, di antaranya:
Piala Ketua KONI Kota Ambon (untuk Juara Umum Drag Race)
Piala Wakil Ketua DPRD Kota Ambon
Piala Ketua DPD Perindo Maluku
Pihak penyelenggara berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan aman dan lancar hingga upacara penutupan nanti.
Diharapkan pula, dengan adanya dukungan sponsor dari berbagai pihak—seperti Bank Maluku, Adira, Anker, Yamaha, BFI, dan sponsor lainnya—kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang sekali jalan. Ke depannya, diharapkan kalender balap tahunan dapat memfasilitasi gelaran serupa hingga 2 sampai 3 kali dalam setahun.
Selain menjadi pesta bagi pencinta otomotif, event ini dirancang untuk memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar. Pihak panitia telah mengupayakan penyediaan stan khusus guna memfasilitasi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat hadir di setiap kegiatan otomotif. Dengan demikian, perputaran ekonomi dapat langsung dirasakan oleh warga, khususnya di wilayah Negeri Passo yang menjadi lokasi pelaksanaan acara.
Di samping dampak ekonomi, tujuan utama dari penyelenggaraan event resmi ini adalah menekan angka balap liar di jalan raya yang kerap membahayakan keselamatan publik.
“Kami mengharapkan dukungan penuh dari seluruh warga Kota Ambon, terutama pemerintah Negeri Paso. Bagi para orang tua yang anaknya memiliki hobi dan minat di bidang balap, mari arahkan mereka untuk menyalurkannya di wadah resmi yang telah disediakan ini,” ujar Harry Putra Far-Far.
Antusiasme peserta pada gelaran kali ini terbilang sangat tinggi. Tercatat ada sekitar 250 peserta yang mendaftar, dengan jumlah starter yang jauh lebih banyak karena satu orang peserta dapat mengikuti 3 hingga 6 kelas perlombaan sekaligus.
Penyelenggara berharap lewat pembinaan dan kompetisi resmi seperti ini, akan lahir pembalap pemula berbakat yang mampu berprestasi tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga menembus tingkat nasional bahkan internasional. Keberhasilan pembalap asal Saparua (Nusalaut) yang berhasil naik podium di Sirkuit Mandalika beberapa waktu lalu diharapkan menjadi inspirasi dan pelecut semangat bagi generasi muda Ambon untuk terus berprestasi di jalur yang tepat.
